AS Kembali ke JCPOA, Pangeran Saudi: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama
Rabu, 18 November 2020 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Pangeran Turki mengatakan setiap kesepakatan baru harus mencakup semua masalah yang menjadi perhatian, dan ini berarti teman dan sekutu Washington perlu menjadi bagian dari negosiasi potensial.(Baca juga: Raja Salman Serukan Dunia Akui Iran sebagai Negara Sponsor Terorisme )
JCPOA telah dikritik karena berfokus pada program dan ambisi nuklir Iran tanpa membahas proksi teroris dan milisi Teheran di wilayah tersebut serta program rudal balistiknya.
Pangeran Turki juga memperingatkan terhadap pengurangan pasukan Amerika dari Timur Tengah, yang memperlebar kekosongan strategis yang ada dan didambakan oleh kekuatan regional serta besar lainnya.
"Hal ini meningkatkan selera negara dan kekuatan radikal di kawasan," katanya, yang merugikan kepentingan AS dan sekutunya.(Baca juga: Iran Balas Kecam Raja Saudi: Pembunuh Rakyat Yaman, Penyebar Wahhabisme )
JCPOA telah dikritik karena berfokus pada program dan ambisi nuklir Iran tanpa membahas proksi teroris dan milisi Teheran di wilayah tersebut serta program rudal balistiknya.
Pangeran Turki juga memperingatkan terhadap pengurangan pasukan Amerika dari Timur Tengah, yang memperlebar kekosongan strategis yang ada dan didambakan oleh kekuatan regional serta besar lainnya.
"Hal ini meningkatkan selera negara dan kekuatan radikal di kawasan," katanya, yang merugikan kepentingan AS dan sekutunya.(Baca juga: Iran Balas Kecam Raja Saudi: Pembunuh Rakyat Yaman, Penyebar Wahhabisme )
(ber)
Lihat Juga :