Menlu Retno: Perlakuan Terhadap ABK WNI di Kapal China Langgar HAM

Minggu, 10 Mei 2020 - 19:07 WIB
loading...
Menlu Retno: Perlakuan...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, perlakuan yang dialami para ABK Indonesia yang bekerja di kapal ikan China telah menciderai HAM. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, perlakuan yang dialami para anak buah kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal ikan China telah menciderai HAM. Para ABK tersebut menjalani jam kerja sangat panjang dan sebagian tidak digaji.

Berbicara saat menggelar press briefing virtual, Retno mengatakan, ada sejumlah hal yang akan dilakukan pemerintah Indonesia untuk menyikapi hal ini. Pertama adalah memastikan hak-hak ABK terpenuhi.

Dia menuturan, kasus ini juga akan ditindaklajuti secara tegas melalui proses hukum secara pararel, baik oleh otoritas China, maupun otoritas Indonesia. Indonesia, jelasnya, akan memaksimalkan penggunaan mekanisme kerjasama hukum dengan otoritas China dalam penyelesaikan kasus ini.

"Indonesia telah dan akan terus meminta otoritas China untuk memberikan kerjasama yang baik dengan otoritas Indonesia dalam rangka penyelesaian kasus ini," ucapnya pada Minggu (10/5/2020).

"Kita mengutuk perlakukan tidak manusiawi yang dialami para ABK kita selama bekerja di kapal-kapal milik perusahaan China. Berdasarkan informasi atau keterangan dari para ABK, maka perlakukan ini telah menciderai HAM," sambungnya.

Retno lalu menambahkan, bahwa pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk menyelesaikan masalah ini secara tuntas, termasuk pembenahan tata kelola di hulu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Jenderal Lebanon Dibunuh...
Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!
Rekomendasi
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved