Gugat Hasil Pilpres, Pukulan Telak Hantam Partai Republik

Sabtu, 14 November 2020 - 06:02 WIB
loading...
A A A
Perusahaan itu tidak menjawab pertanyaan spesifik tentang feed Twitter atau apakah firma itu akan berhenti mewakili tim kampanye Trump sepenuhnya. Dalam sebuah pernyataan awal pekan ini, perusahaan itu mengatakan memiliki sejarah panjang dalam menangani kasus hukum pemilu untuk tim kampanye Demokrat, Republik dan independen. Mereka tampaknya masih bekerja untuk tim kampanye beberapa wilayah lainnya di Pennsylvania.

“Terkadang, (permintaan) ini meminta kami untuk menangani kasus-kasus kontroversial. Kami mengharapkan kritik dalam kasus seperti itu, dan kami menegaskan hak semua individu untuk mengungkapkan keprihatinan dan ketidaksetujuan,” kata perusahaan yang berbasis di Ohio tersebut.

Pengunduran diri mereka membuat pengacara pemilu lokal Linda A. Kerns dari Philadelphia sebagai satu-satunya pengacara yang tersisa dalam kasus sertifikasi yang diajukan di pengadilan federal. Kerns berada di pengadilan untuk tim kampanye Trump pada hari Jumat dalam kasus kenegaraan di Philadelphia yang melibatkan tantangan terhadap sekitar 8.300 surat suara yang masuk di mana para pemilih melakukan dugaan kesalahan teknis. Hakim dalam kasus itu tidak segera memutuskan.

Pengadilan banding AS, dalam menolak permintaan pada hari Jumat untuk perintah sementara, mengatakan pengadilan itu tidak memutuskan kebijaksanaan perpanjangan tiga hari atau kekuasaan pengadilan negara untuk mengabulkannya.(Baca juga: Trump-Biden Terlibat Perang Hukum Soal Kemenangan Pilpres )

Sebaliknya, pengadilan mengatakan warga negara yang menggugat - calon anggota kongres dan empat pemilih - tidak memiliki hak untuk menghentikan penghitungan suara yang diajukan oleh pemilih mengikuti aturan yang ditetapkan.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
Partai Oposisi India:...
Partai Oposisi India: Jet Tempur Siluman F-35 AS adalah Sampah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved