Trump Akan Nyapres di 2024 Jika Biden Resmi Menangi Pilpres
Sabtu, 14 November 2020 - 04:19 WIB
loading...
Donald Trump akan langsung mulai kampanye pencalonan dirinya sebagai presiden AS pada 2024 jika Joe Biden resmi diumumkan sebagai pemenang pilpres. Foto/CNN
A
A
A
WASHINGTON - Donald Trump 'berbicara serius' tentang mengumumkan pencalonan kembali sebagai presiden pada tahun 2024 jika lawannya Joe Biden secara resmi disertifikasi sebagai presiden terpilih. Begitu laporan New York Times, mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut, termasuk penasihat dan orang-orang 'dekat dengan presiden'.
Trump dilaporkan mengemukakan gagasan untuk mencalonkan diri lagi pada hari Rabu di sebuah pertemuan di Gedung Putih, di mana dia dan para penasihatnya melontarkan ide untuk mengamankan masa jabatan keduanya.
Laporan tersebut mengikuti informasi dari Axios yang mengutip dua sumber awal pekan ini, mengklaim bahwa Trump telah memberi tahu para penasihatnya bahwa dia mempertimbangkan untuk mencalonkan diri lagi pada tahun 2024. Menurut outlet tersebut, para penasihat Partai Republik mempertimbangkan pencalonan Trump pada 2024 karena 'takut' memikirkan kandidat lainnya. Trump mencalonkan diri mengingat pengaruh luar biasa yang dia pegang atas jutaan pemilih Partai Republik.
Senator Republik Carolina Selatan Lindsey Graham adalah salah satu dari sedikit politisi yang menyebut Trump akan mencalonkan diri tahun 2024. Ia pun mendesak Trump untuk melakukannya jika tuduhan kecurangan pemilunya "gagal" dan ia tidak dilantik untuk masa jabatan kedua pada Januari 2021 mendatang.
Minggu lalu, Bryan Lanza, mantan wakil direktur komunikasi pada tim kampanye Trump tahun 2016, mengatakan ia tidak akan terkejut jika Trump mencalonkan diri lagi.
“Dia mungkin bisa meluncur melalui primer dengan cukup cepat. Dia masih memiliki alat penggalangan dana. Saya rasa kita belum pernah melihat yang terakhir dari Presiden Trump," kata Lanza seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (14/11/2020).(Baca juga: Trump Akan Fokus Bisnis )
Trump dilaporkan mengemukakan gagasan untuk mencalonkan diri lagi pada hari Rabu di sebuah pertemuan di Gedung Putih, di mana dia dan para penasihatnya melontarkan ide untuk mengamankan masa jabatan keduanya.
Laporan tersebut mengikuti informasi dari Axios yang mengutip dua sumber awal pekan ini, mengklaim bahwa Trump telah memberi tahu para penasihatnya bahwa dia mempertimbangkan untuk mencalonkan diri lagi pada tahun 2024. Menurut outlet tersebut, para penasihat Partai Republik mempertimbangkan pencalonan Trump pada 2024 karena 'takut' memikirkan kandidat lainnya. Trump mencalonkan diri mengingat pengaruh luar biasa yang dia pegang atas jutaan pemilih Partai Republik.
Senator Republik Carolina Selatan Lindsey Graham adalah salah satu dari sedikit politisi yang menyebut Trump akan mencalonkan diri tahun 2024. Ia pun mendesak Trump untuk melakukannya jika tuduhan kecurangan pemilunya "gagal" dan ia tidak dilantik untuk masa jabatan kedua pada Januari 2021 mendatang.
Minggu lalu, Bryan Lanza, mantan wakil direktur komunikasi pada tim kampanye Trump tahun 2016, mengatakan ia tidak akan terkejut jika Trump mencalonkan diri lagi.
“Dia mungkin bisa meluncur melalui primer dengan cukup cepat. Dia masih memiliki alat penggalangan dana. Saya rasa kita belum pernah melihat yang terakhir dari Presiden Trump," kata Lanza seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (14/11/2020).(Baca juga: Trump Akan Fokus Bisnis )
Lihat Juga :