Rezim Kim Jong-un Dicurigai Latih Lumba-Lumba sebagai Tentara Perang
Jum'at, 13 November 2020 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Angkatan Laut AS memelopori penggunaan mamalia laut, termasuk lumba-lumba dan singa laut, untuk keperluan militer—seperti melihat ranjau dan menemukan perenang musuh.
Sampai saat ini, hanya Angkatan Laut Rusia, dengan pangkalan di Arktik dan Laut Hitam, yang mengikuti langkah Amerika itu. (Baca: Trump Pecat Bos Pentagon, Persiapan Kudeta Militer terhadap Biden? )
Meski demikian, ada kemungkinan kandang mamalia laut yang terlihat di Korea Utara adalah sejenis peternakan ikan, yangbanyak di antaranya dijalankan oleh angkatan bersenjata rezim Kim Jong-un. "Namun, penutup yang terlihat pada citra satelit tidak konsisten dengan peternakan ikan lain di negara tersebut," tulis USNI dalam analisa citra satelit tersebut seperti dikutip Fox News, Jumat (13/11/2020).
Kandang yang terpantau satelit juga seukuran lumba-lumba, berdasarkan perbandingan dengan yang digunakan oleh pasukan Amerika dan Rusia.
Korea Utara juga melatih lumba-lumba untuk membuat dolphinarium di Pyongyang, dan, karena tumpang tindih antara aparat militer dan sipil, ada kemungkinan Angkatan Laut-nya juga mendapat manfaat dari program itu.
Sampai saat ini, hanya Angkatan Laut Rusia, dengan pangkalan di Arktik dan Laut Hitam, yang mengikuti langkah Amerika itu. (Baca: Trump Pecat Bos Pentagon, Persiapan Kudeta Militer terhadap Biden? )
Meski demikian, ada kemungkinan kandang mamalia laut yang terlihat di Korea Utara adalah sejenis peternakan ikan, yangbanyak di antaranya dijalankan oleh angkatan bersenjata rezim Kim Jong-un. "Namun, penutup yang terlihat pada citra satelit tidak konsisten dengan peternakan ikan lain di negara tersebut," tulis USNI dalam analisa citra satelit tersebut seperti dikutip Fox News, Jumat (13/11/2020).
Kandang yang terpantau satelit juga seukuran lumba-lumba, berdasarkan perbandingan dengan yang digunakan oleh pasukan Amerika dan Rusia.
Korea Utara juga melatih lumba-lumba untuk membuat dolphinarium di Pyongyang, dan, karena tumpang tindih antara aparat militer dan sipil, ada kemungkinan Angkatan Laut-nya juga mendapat manfaat dari program itu.
(min)
Lihat Juga :