Kelompok HAM Siap Beber Bukti Penahanan Eks Putra Mahkota Arab Saudi

Jum'at, 13 November 2020 - 08:39 WIB
loading...
A A A
Namun, laporan kelompok-kelompok HAM mengatakan para aktivis itu ditangkap karena membela hak-hak perempuan.

Ketua panel, Anggota Parlemen Konservatif Inggris Crispin Blunt mengatakan; "Kami merasa terhormat bahwa sejumlah organisasi hak asasi manusia yang mapan dan kredibel yang telah menyelidiki situasi di Arab Saudi selama bertahun-tahun menghadiri sesi langsung panel parlemen untuk memberikan bukti ke panel."

Pemerintah Arab Saudi juga telah diundang untuk berpartisipasi dalam sesi penyerahan bukti langsung melalui duta besar untuk London. Namun, panel belum menerima tanggapan.

"Bukti mereka akan memainkan peran penting dalam membentuk kesimpulan dan rekomendasi panel, yang akan dipublikasikan dalam laporan kami akhir tahun ini. Dengan KTT G-20 yang semakin dekat, mata komunitas internasional tertuju pada Arab Saudi. Sesi ini menawarkan kesempatan untuk mendengar bukti langsung dari para ahli mengenai kondisi penahanan yang dialami oleh banyak tahanan terkenal dan terkemuka di wilayah tersebut," kata Blunt seperti dikutip Middle East Monitor, Kamis (12/11/2020).

Kerajaan Arab Saudi akan menjadi tuan rumah KTT G-20 secara virtual pada 21-22 November, karena saat ini negara tersebut memegang kursi kepresidenan kelompok G-20.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Berita Terkini
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved