Biden Unggul Tipis atas Trump, Georgia Hitung Ulang Surat Suara
Kamis, 12 November 2020 - 03:13 WIB
loading...
Pemilihan presiden Amerika Serikat antara Donald Trump melawan Joe Biden. Foto/Ilustrasi SINDOnews.com
A
A
A
WASHINGTON - Negara bagian Georgia akan melakukan penghitungan ulang surat suara di seluruh wilayah yang diberikan dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) 3 November lalu.
Keputusan ini diambil ketika calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden unggul tipis atas capres petahana Partai Republik Donald Trump, yakni 49,9%:49,2%.
Negara bagian Georgia hingga kini belum mengumumkan pemenang pilpres meski jumlah surat suara masuk sudah 99%. (Baca: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )
Mengacu pada hasil pilpres AS secara keseluruhan, Biden sudah meraih 290 electoral votes dan Trump meraih 217 electoral votes. Butuh minimal 270 electoral votes bagi seorang capres untuk menang pilpres Amerika, dan perolahan electoral votes Biden sudah mencukupi untuk menang.
Sekretatis Negara Bagian Georgia Brad Raffensperger pada hari Rabu mengumumkan keputusan untuk menghitung ulang surat suara pilpres AS. "Dengan margin yang begitu dekat, maka akan membutuhkan penghitungan ulang secara manual di setiap daerah," kata Raffensperger pada konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/11/2020).
Keputusan ini diambil ketika calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden unggul tipis atas capres petahana Partai Republik Donald Trump, yakni 49,9%:49,2%.
Negara bagian Georgia hingga kini belum mengumumkan pemenang pilpres meski jumlah surat suara masuk sudah 99%. (Baca: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )
Mengacu pada hasil pilpres AS secara keseluruhan, Biden sudah meraih 290 electoral votes dan Trump meraih 217 electoral votes. Butuh minimal 270 electoral votes bagi seorang capres untuk menang pilpres Amerika, dan perolahan electoral votes Biden sudah mencukupi untuk menang.
Sekretatis Negara Bagian Georgia Brad Raffensperger pada hari Rabu mengumumkan keputusan untuk menghitung ulang surat suara pilpres AS. "Dengan margin yang begitu dekat, maka akan membutuhkan penghitungan ulang secara manual di setiap daerah," kata Raffensperger pada konferensi pers, seperti dikutip Reuters, Kamis (12/11/2020).
Lihat Juga :