Iran Serukan Penarikan 'Pasukan Asing' dari Nagorno Karabakh

Rabu, 11 November 2020 - 18:03 WIB
loading...
Iran Serukan Penarikan...
Iran menyerukan penarikan pasukan asing dari Nagorno Karabakh. Foto/Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Iran menyambut baik kesepakatan gencatan senjata di Nagorno Karabakh yang ditengahi Rusia . Dalam kesempatan itu, Teheran juga menyerukan "pejuang asing" untuk menarik diri dari wilayah konflik itu.

Kesepakatan gencatan senjata antara Armenia dan Azerbaijan itu mengakhiri bentrokan sengit selama enam minggu atas wilayah sengketa yang menewaskan ratusan orang.

Kementerian luar negeri Iran, dalam sebuah pernyataan, memuji kesepakatan itu yang mengarah pada gencatan senjata dan penghentian permusuhan. Teheran berharap kesepakatan itu akan mengarah pada langkah-langkah akhir untuk pembentukan perdamaian yang berkelanjutan di wilayah Kaukasus.



"Iran menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah, tidak ada perubahan pada perbatasan internasional resmi, pembebasan wilayah pendudukan, pemulangan pengungsi, dan penghormatan terhadap keamanan dan hak-hak minoritas," bunyi pernyataan itu seperti dilansir dari Al Araby, Rabu (11/11/2020).

Kementerian itu juga menekankan perlunya penarikan semua pasukan takfiri dan pejuang asing dari wilayah tersebut.

Istilah "takfiri" digunakan oleh otoritas Iran untuk merujuk pada jihadis Sunni.

Presiden Hassan Rouhani bulan lalu memperingatkan Iran tidak akan mentolerir "teroris" di dekat perbatasannya dengan Azerbaijan, setelah Prancis dan Rusia meningkatkan kewaspadaan atas pengerahan militan pro-Turki dari Suriah dalam konflik Karabakh.(Baca juga: Presiden Iran Peringatkan Pengiriman Pejuang Suriah ke Azerbaijan )

Iran mengerahkan pasukan di sepanjang perbatasannya dengan Azerbaijan dan Armenia di barat laut negara itu menyusul tembakan nyasar dari pertempuran Karabakh.

Armenia, Azerbaijan, dan Rusia mengatakan mereka telah menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri konflik militer di wilayah Nagorno-Karabakh setelah lebih dari sebulan pertumpahan darah pada Selasa kemarin.(Baca juga: Armenia, Azerbaijan, Rusia Sepakat Akhiri Konflik Nagorno-Karabakh )

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pasukan penjaga perdamaian Rusia akan dikerahkan di sepanjang garis depan di Nagorno-Karabakh dan koridor antara wilayah tersebut dan Armenia. Putin berharap gencatan senjata itu membuka jalan bagi penyelesaian politik abadi dari konflik di wilayah tersebut.

Penjaga perdamaian Rusia akan bertahan setidaknya selama lima tahun. Putin mengatakan mereka akan ditempatkan di sepanjang garis depan di Nagorno-Karabakh dan di koridor antara wilayah tersebut dan Armenia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan telah mulai mengerahkan 1.960 prajurit, yang sedang dalam perjalanan ke pangkalan udara yang tidak disebutkan namanya. Mereka diangkut melalui udara bersama dengan peralatan dan kendaraan militer mereka.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved