UE Ingin Agenda Transatlantik Baru dengan Joe Biden

Selasa, 10 November 2020 - 21:06 WIB
loading...
A A A
Dalam kesempatan itu, ia menyempatkan untuk memberi selamat kepada Biden dan Wakil Presiden terpilih AS Kamala Harris atas kemenangan mereka tetapi tidak menyebutkan Presiden Donald Trump yang akan lengser, yang belum mengakui lawannya.

Banyak pemimpin Eropa merasa kaget ketika Trump menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian perubahan iklim Paris, memberlakukan tarif pada barang-barang UE dan merusak badan multilateral yang telah didukung Amerika selama beberapa dekade.

Von der Leyen mengatakan Uni Eropa menanti Amerika Serikat untuk bergabung kembali dengan perjanjian Paris, yang menurut Biden akan dia lakukan.(Baca juga: Dunia Berharap Besar kepada Biden )

Presiden Komisi Eropa itu juga mengatakan Eropa akan mendorong komitmen ambisius pada pertemuan internasional tahun depan tentang perubahan iklim dan keanekaragaman hayati

"Amerika Serikat berada di posisi yang tepat untuk mendukung kami," ia menambahkan.

Ini juga merupakan waktu untuk membalikkan tren melemahnya organisasi multilateral, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kesehatan Dunia dan Organisasi Perdagangan Dunia, dengan reformasi yang sesuai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved