Trump Kalah Pilpres, Ini Kata Partai Komunis China
Selasa, 10 November 2020 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
Hu, yang sering mengkritik administrasi Trump, segera dicela oleh banyak orang yang melihat penerapan undang-undang keamanan nasional Hong Kong oleh Beijing sebagai masalah yang jauh lebih mendesak.
Direktur eksekutif PBB Watch Hillel Neuer menjawab kepala editorial Global Times, men-tweet, "Anda bahkan tidak memiliki pemilu."(Baca juga: Biden Mulai Transisi Kekuasaan, Trump Tetap Menolak Kalah )
Media PKC yang dikelola negara lainnya, China Daily, mendesak Presiden terpilih Biden untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdagangan dan memulihkan beberapa pemahaman dan kepercayaan dalam hubungan China-AS.
Tetapi nada berbeda diserukan oleh media yang dikelola pemerintah lainnya The People's Daily. The People's Daily benar-benar menertawakan Trump setelah presiden AS itu men-tweet klaim palsu pada hari Sabtu bahwa dia telah memenangkan pemilu. Sebagai tanggapan, outlet yang dikelola pemerintah berkomentar, "HaHa" dan menyertakan emoji tawa.
Newsweek menghubungi Kedutaan Besar China di Washington Senin malam untuk komentar tambahan selain kampanye Trump tetapi tidak menerima balasan sebelum publikasi.
Direktur eksekutif PBB Watch Hillel Neuer menjawab kepala editorial Global Times, men-tweet, "Anda bahkan tidak memiliki pemilu."(Baca juga: Biden Mulai Transisi Kekuasaan, Trump Tetap Menolak Kalah )
Media PKC yang dikelola negara lainnya, China Daily, mendesak Presiden terpilih Biden untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdagangan dan memulihkan beberapa pemahaman dan kepercayaan dalam hubungan China-AS.
Tetapi nada berbeda diserukan oleh media yang dikelola pemerintah lainnya The People's Daily. The People's Daily benar-benar menertawakan Trump setelah presiden AS itu men-tweet klaim palsu pada hari Sabtu bahwa dia telah memenangkan pemilu. Sebagai tanggapan, outlet yang dikelola pemerintah berkomentar, "HaHa" dan menyertakan emoji tawa.
Newsweek menghubungi Kedutaan Besar China di Washington Senin malam untuk komentar tambahan selain kampanye Trump tetapi tidak menerima balasan sebelum publikasi.
(ber)
Lihat Juga :