Trump Kalah Pilpres, Ini Kata Partai Komunis China

Selasa, 10 November 2020 - 15:38 WIB
loading...
Trump Kalah Pilpres,...
Presiden Donald Trump kehilangan dikungan di negara-negara bagian Rust-Belt dalam pilpres 2020. Foto/Standard
A A A
BEIJING - Partai Komunis China (PKC) ikut bersuara terkait hilangnya dukungan bagi Presiden Donald Trump di beberapa negara bagian Rust-Belt dalam pemilu presiden (pilpres) yang dimenangkannya pada tahun 2016.Negara-negara bagian Rust-Belt adalah di kawasan Midwest dan Danau-Danau Besar di Amerika Serikat (AS).

Melalui beberapa media yang dikelola pemerintah, PKC mengklaim bahwa perang dagangnya yang sedang berlangsung dengan China adalah penyebabnya. The Global Times mengatakan Trump kehilangan negara bagian manufaktur dan pertanian seperti Pennsylvania dan Wisconsin karena "nasionalisme yang menderu" yang menyingkirkan orang Amerika dari perdagangan global.

"Empat tahun lalu, Trump menang di 'negara bagian Rust Belt' di Wisconsin, Michigan dan Pennsylvania. Mengingat logika perang perdagangan yang diluncurkan AS, Trump seharusnya menang lebih banyak. Tapi dia kehilangan semuanya tahun ini," bunyi editorial Global Times.(Baca juga: Kekuasaan Trump Tinggal 73 Hari, Ini Wewenang Tanpa Batasnya )

"Diharapkan bahwa Joe Biden akan menangani persaingan China-AS dengan sikap pragmatis. China juga sangat mementingkan 'ancaman AS', tetapi bahkan di saat tersulit, kami masih fokus untuk 'melakukan yang terbaik dalam bisnis kami sendiri'. Barat sering menuduh China mengipasi api nasionalisme. Tetapi kapan orang China pernah menggunakan nasionalisme yang menderu untuk menggantikan upaya menyelesaikan masalah mereka sendiri?" media Beijing itu melanjutkan seperti dilansir dari Newsweek, Selasa (10/11/2020).

Biden, seperti kebanyakan orang di Washington, telah mengubah sikap pro-keterlibatannya di China sejak dia menjadi wakil presiden, alih-alih mengkritik Xi Jinping sebagai "preman." Terlepas dari klaim kampanye Trump bahwa Biden akan bersikap "lunak" terhadap China, platform Biden berupaya beralih dari tarif dan penjualan senjata ke yang mempromosikan aliansi dan hak asasi manusia.



Pemimpin redaksi outlet media pemerintah China, Hu Xijin, berbagi video sesaat sebelum pemilu AS tentang orang Amerika melindungi pusat-pusat bisnis karena kekhawatiran kerusuhan pasca pemilu. Hu mengatakan hal seperti ini biasanya merupakan komplikasi dari pemilihan umum di negara-negara miskin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved