Trump Pecat Menhan setelah Kalah Pemilu dan Perselisihan
Selasa, 10 November 2020 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
"Mark Esper telah diberhentikan," tulis Trump dalam tweet yang menambahkan Miller akan bertindak sebagai menhan "efektif segera."
Pejabat pertahanan AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows menelepon Esper beberapa menit sebelumnya untuk memperingatkannya bahwa Trump akan memecatnya melalui Twitter.
Saat Trump tanpa basa-basi memecat Esper, Miller tiba di gedung Pentagon hanya satu jam atau lebih setelah pengumuman Trump. Pentagon kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengakui pemecatan Esper.
Tidak jelas apakah Esper masih berada di dalam gedung Pentagon itu pada saat Miller tiba.
Sumber mengatakan Esper telah lama mempersiapkan pengunduran diri atau pemecatannya setelah pemilu pekan lalu, terutama jika Trump memenangkan masa jabatan kedua.
Dalam sepucuk surat kepada Departemen Pertahanan yang dikeluarkan Senin malam, Esper mengatakan dia menyingkir karena menyadari "masih banyak lagi yang bisa kami capai".
Esper memuji militer karena tetap "apolitis" selama pesta demokrasi itu. Pernyataan itu sering dia gunakan dan dilihat lawan Trump sebagai kritik implisit terhadap upaya presiden menganggap militer sebagai konstituennya di tengah kenaikan anggaran pertahanan.
Paul Frymer, profesor politik di Universitas Princeton, mengatakan pemecatan Trump melalui Twitter adalah "tipikal dari seluruh kepresidenannya".
Pejabat pertahanan AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan bahwa Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows menelepon Esper beberapa menit sebelumnya untuk memperingatkannya bahwa Trump akan memecatnya melalui Twitter.
Saat Trump tanpa basa-basi memecat Esper, Miller tiba di gedung Pentagon hanya satu jam atau lebih setelah pengumuman Trump. Pentagon kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengakui pemecatan Esper.
Tidak jelas apakah Esper masih berada di dalam gedung Pentagon itu pada saat Miller tiba.
Sumber mengatakan Esper telah lama mempersiapkan pengunduran diri atau pemecatannya setelah pemilu pekan lalu, terutama jika Trump memenangkan masa jabatan kedua.
Dalam sepucuk surat kepada Departemen Pertahanan yang dikeluarkan Senin malam, Esper mengatakan dia menyingkir karena menyadari "masih banyak lagi yang bisa kami capai".
Esper memuji militer karena tetap "apolitis" selama pesta demokrasi itu. Pernyataan itu sering dia gunakan dan dilihat lawan Trump sebagai kritik implisit terhadap upaya presiden menganggap militer sebagai konstituennya di tengah kenaikan anggaran pertahanan.
Paul Frymer, profesor politik di Universitas Princeton, mengatakan pemecatan Trump melalui Twitter adalah "tipikal dari seluruh kepresidenannya".
Lihat Juga :