Mesin Pemungutan Suara Bermasalah, Hasil Pilpres di Georgia Tertunda

Kamis, 05 November 2020 - 01:18 WIB
loading...
Mesin Pemungutan Suara...
Warga AS berbondong-bondong memberikan suaranya dalam pemilu presiden 2020. Foto/DNA India
A A A
WASHINGTON - Penghitungan surat suara yang tidak hadir pemilu presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) di pinggiran kota utama Atlanta terpaksa ditunda setelah mesin pemungutan suara mengalami masalah.

The Atlanta Journal-Constitution melaporkan masalah yang terjadi di Gwinnett County, mempengaruhi sekitar 80.000 surat suara yang tidak masuk, beberapa di antaranya tidak dapat dibaca oleh mesin.

Semua negara bagian menggunakan sistem pemungutan suara yang dibuat oleh Dominion, menurut Menteri Luar Negeri Georgia. Sistem yang mengalami masalah di Gwinnett adalah pemindai batch yang digunakan untuk memindai surat suara yang tidak hadir dengan cepat. (Baca juga: Trump Melawan dengan Keras, Biden Tidak Mau Beri Peluang )

"Sekitar 3.200 kumpulan memiliki setidaknya satu surat suara yang tidak dapat dibaca," juru bicara daerah Joe Sorenson mengatakan kepada Journal-Constitution seperti dikutip dari Fox News, Kamis (5/11/2020).



Dewan pemilihan berencana untuk menyortir kelompok dan meninjaunya secara manual untuk memastikan penghitungan akhir akurat.

Gangguan teknologi terbaru terjadi setelah pipa yang rusak di tempat pemrosesan surat suara menyebabkan keterlambatan dalam kemampuan Fulton County untuk memproses surat suara yang tidak hadir dan mengirimkan surat suara pada Selasa malam. Para pejabat mengatakan mereka terus menghitung surat suara mulai Rabu pagi.

Fulton County mencakup hampir seluruh Atlanta.

Hingga Rabu sore waktu setempat, Georgia adalah satu dari tujuh negara bagian yang belum melaporkan hasil lengkap pilpres AS dalam persaingan antara calon presiden (capres) petahana Donald Trump dan calon dari Partai Demokrat Joe Biden . Pertarungan masih terlalu dini untuk dilakukan di negara bagian tersebut dan tidak ada kandidat yang memenuhi ambang batas suara pemilihan 270 yang diperlukan untuk memenangkan kursi kepresidenan.(Baca juga: Pilpres AS: Biden Yakin Menang, Trump Sebut Pemilu Hendak Dicuri )

Trump memegang 100.000 suara tipis - atau 2,2 poin persentase - memimpin di Georgia pada siang hari, dengan 94% suara telah dihitung sejauh ini, menurut proyeksi Fox News .

Pada 2016, wilayah terbesar kedua di Georgia itu memilih Hillary Clinton, memilih calon presiden dari Partai Demokrat untuk pertama kalinya sejak Jimmy Carter pada 1976. Hillary memenangkan suara dengan sekitar 6 poin persentase.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved