Protes Klaim Kemenangan Trump, Unjuk Rasa Melanda Washington

Rabu, 04 November 2020 - 15:33 WIB
loading...
Protes Klaim Kemenangan...
Unjuk rasa mulai meluas pada malam Hari Pemilu di Washington DC, AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Saat malam mulai tiba pada Hari Pemilihan, tempat pemungutan suara (TPS) telah ditutup serta penghitungan suara dimulai, protes menentang Presiden Donald Trump mulai meluas di jalanan Washington DC.

Suasana Washington pun semakin mencekam dengan klaim kemenangan pemilu oleh Trump.

(Baca juga : Nissan Navara Facelift, Makin Sangar Makin Amerika )

Ratusan orang berbaris melewati beberapa kompleks gedung Capitol, terkadang memblokir lalu lintas dan menyalakan kembang api. Beberapa orang meneriakkan, "Jika kita tidak mendapatkan keadilan, mereka tidak akan mendapatkan kedamaian!"



Demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, tetapi ada laporan tentang bentrok kecil dan konfrontasi di luar Gedung Putih. Tiga orang ditangkap setelah bentrok, ungkap laporan NBC Washington. (Baca Juga: Jill Biden atau Melania Trump, Siapa Ibu Negara AS Selanjutnya?)

Reporter CBS News Christina Ruffini mentweet bahwa "semacam bom asap" tampaknya telah digunakan. (Lihat Infografis: Donald Trump Atau Joe Biden? Menuju Gedung Putih)

Di tempat lain, ada laporan tentang protes yang tersebar di Los Angeles, California; Raleigh, Carolina Utara; Portland, Oregon dan New York City.

Protes Klaim Kemenangan Trump, Unjuk Rasa Melanda Washington


Menjelang Hari Pemilu, ratusan bisnis di kota-kota di seluruh AS sudah menutup pintu dan jendela mereka dengan papan kayu karena takut akan kerusuhan.

Dengan jutaan surat suara sah tersisa untuk dihitung, Donald Trump telah menyatakan kemenangan secara sepihak.

"Terus terang kami memenangkan pemilihan ini," klaim Trump, berbicara dengan nada lembut. Dia menyebut bahwa "kecurangan" pemilu telah terjadi. Namun Trump tak bisa memberikan bukti kecurangan.

"Ini memalukan bagi negara kita," ujar Trump, seraya menambahkan bahwa dia berencana pergi ke Mahkamah Agung untuk memperjuangkan hasil pemilu.

Jutaan suara dalam pemilu 2020 belum dihitung dan presiden tidak memiliki kredibilitas dalam mengklaim kemenangan secara sepihak.

Namun Trump telah terlanjut naik podium di Ruang Timur Gedung Putih.

(Baca juga : Bersolek, Ford Everest Ikut Tantang Fortuner dan Pajero Sport )

Dia mulai dengan berterima kasih kepada keluarganya, dan jutaan pendukung yang datang untuknya malam ini.

"Kita bersiap-siap untuk perayaan besar. Kita memenangkan segalanya," ujar Trump.

Dengan nada penuh kemenangan, Trump merayakan kemenangan besarnya malam itu di Florida.

"Kita tidak memenangkannya, kita menang dengan banyak," katanya.

Dia juga mengklaim keunggulan di Pennsylvania seperti yang dilakukan saingannya Joe Biden sebelumnya pada malam pemilihan. Masih terlalu dini untuk menentukan pemenang di negara bagian itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
AS Bukan Lagi Negeri...
AS Bukan Lagi Negeri Kesempatan untuk Belajar dan Bekerja, Ini 3 Alasannya
Mengapa Perang Iran...
Mengapa Perang Iran Tidak Diinginkan Rakyat AS? Ini 4 Pemicunya
3 Isu yang Mengguncang...
3 Isu yang Mengguncang Popularitas Trump pada 2025
Meski Sudah Dijamu di...
Meski Sudah Dijamu di Gedung Putih, Mengapa Zohran Mamdani Tetap Sebut Trump sebagai Fasis?
Mengapa Trump Gagal...
Mengapa Trump Gagal Bendung Kemenangan Besar Partai Demokrat pada Pemilu Gubernur dan Wali Kota AS?
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved