Jika Menang, Biden Segera Bentuk Tim Gugus Tugas Covid-19

Rabu, 04 November 2020 - 10:29 WIB
loading...
Jika Menang, Biden Segera...
Jika terpilih menjadi Presiden AS, Joe Biden dari Partai Demokrat akan membentuk gugus tugas Covid-19 selama pemerintahan transisi. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Jika menang pada Pemilu Amerika Serikat , Joe Biden dari Partai Demokrat akan membentuk gugus tugas Covid-19 selama pemerintahan transisi. Tim gugus tugas tersebut berbeda dengan tim yang sudah dibentuk Presiden Donald Trump .

Tim gugus virus corona versi Biden akan dipimpin seperti mantan dokter bedah Vivek Murthy dan mantan komisioner Badan Obat dan Makanan (FDA) David Kessler. Tim kampanye tersebut juga akan berjanji mendengarkan pendapat para ilmuwan jika terpilih dan beranggotakan para pakar kesehatan publik. (Baca juga: Biden Kian Kuat dengan 131 Suara Electoral, Trump 109 Suara)

Tim tersebut akan memberikan menasehat kepada para pejabat transisi terkait peningkatan kasus corona, menjamin vaksin tetap aman dan melindungi risiko populasi. Murthy dan Kessler juga telah memberikan laporan epada Biden empat kali dalam satu pekan. (Baca juga: Pasar Keuangan Dihantui Ulah Trump jika Kalah dari Biden)

Rencana pembentukan tim gugus tugas itu dilaksanakan bersamaan dengan pandemi corona yang semakin memburuk di AS. Sebanyak 230.000 orang sudah meninggal dunia di AS dan lebih dari 9 juta orang terinfeksi.
Jika Menang, Biden Segera Bentuk Tim Gugus Tugas Covid-19

"Tim gugus tugas Biden sudah bekerja sejak Oktober lalu membahas tentang uji vaksin, distribusi vaksin, terapi, panduan bagi sekolah dan universitas, dan itu akan diterapkan jika Biden menang," kata Zeke Emanuel, penasehat utama Biden dan pakar kesehatan dari Universitas Pennsylvania, dilansir Politico.com. "Tim Covid-19 yang dibentuk Biden sudah benar-benar paham bahwa Covid tidak akan berlalu dengan mudah dan perlu waktu," katanya.

Selama kepemimpinan Trump, penanganan corona tidak terintegrasi dengan baik. Tidak ada koherensi antara pemerintahan federal dengan pemerintahan negaa bagian.Trump juga jarang menggelar rapat dan koordinasi dengan gubernur selama satu bulan terakhir saat puncak kampanyepemilu presiden. (Baca juga: Pro Mobil Listrik, Perlukah Joe Biden Tinggalkan Cadillac One, Jika Jadi Presiden?)

Mantan Menteri Kesehatan AS Kathleen Sebelius mengatakan, pembentukan gugus tugas Biden merupakan kabar baik. "Kita masih memiliki 11 pekan lagi menuju pelantikan. Tapi, masa transisi merupakan masa paling bahaya bagi publik AS karena virus masih berkembang," katanya. Dia mengatakan, dengan gugus tugas baru itu akan memberikan rakyat AS semakin percaya diri.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
AS Bukan Lagi Negeri...
AS Bukan Lagi Negeri Kesempatan untuk Belajar dan Bekerja, Ini 3 Alasannya
Mengapa Perang Iran...
Mengapa Perang Iran Tidak Diinginkan Rakyat AS? Ini 4 Pemicunya
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
3 Isu yang Mengguncang...
3 Isu yang Mengguncang Popularitas Trump pada 2025
Meski Sudah Dijamu di...
Meski Sudah Dijamu di Gedung Putih, Mengapa Zohran Mamdani Tetap Sebut Trump sebagai Fasis?
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved