Meski Sudah Dijamu di Gedung Putih, Mengapa Zohran Mamdani Tetap Sebut Trump sebagai Fasis?

Senin, 24 November 2025 - 18:35 WIB
loading...
Meski Sudah Dijamu di...
Zohran Mamdani tetap sebut Trump sebagai fasis. Foto/X/@CalltoActivism
A A A
WASHINGTON - Wali Kota terpilih New York City, Zohran Mamdani , mengatakan ia masih yakin Presiden Amerika Serikat Donald Trump seorang fasis. Meskipun pertemuan antara kedua pria yang secara politik terpolarisasi ini di Gedung Putih minggu ini berlangsung hangat.

"Itu sesuatu yang pernah saya katakan di masa lalu; saya mengatakannya hari ini," kata Mamdani, seorang sosialis demokrat, tentang presiden dari Partai Republik tersebut dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di NBC News pada hari Minggu.

Komentar Mamdani muncul dua hari setelah ia bertemu dengan Trump, mengesampingkan saling tuding selama berbulan-bulan dan berjanji untuk bekerja sama demi masa depan kota tersebut.

Trump, yang tumbuh besar di New York, menyebut Mamdani sebagai "100% Komunis Gila" dalam sebuah unggahan media sosial setelah kemenangan pemilihan wali kota terpilih tersebut, dan Mamdani mengatakan Trump menyerang demokrasi.

Dalam pertemuan mereka, Trump, yang sebelumnya menyarankan agar warga New York kelahiran Uganda itu dideportasi, bahkan datang menyelamatkannya saat keduanya berbicara kepada para wartawan di Gedung Putih.

Ketika seorang jurnalis bertanya kepada Mamdani apakah ia masih memandang Trump sebagai seorang fasis, presiden turun tangan.

"Tidak apa-apa. Anda bisa mengatakannya. Itu lebih mudah," kata Trump kepada Mamdani. "Itu lebih mudah daripada menjelaskannya. Saya tidak keberatan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Presiden Korsel Lee...
Presiden Korsel Lee Jae Myung Murka Negaranya Tersingkir di Piala Dunia: Tidak Kompeten!
Rekomendasi
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
Obama: Trump Mungkin...
Obama: Trump Mungkin Diseret Navy SEAL Keluar Gedung Putih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved