Serangan Atas Nama Islam Membuat Muslim Prancis Makin Terstigmatisasi

Selasa, 03 November 2020 - 13:15 WIB
loading...
Serangan Atas Nama Islam...
Charline Avenel, rektor akademi Versailles, memegang foto Samuel Paty, guru bahasa Prancis yang dipenggal kepalanya di jalanan pinggiran Kota Paris di Conflans-Sainte-Honorine, Prancis, kemarin. Foto/Reuters
A A A
PARIS - Dalam beberapa pekan terakhir, nasib Muslim di Prancis semakin tersudutkan dan terstigmatisasi. Apalagi, serangan yang mengatasnamakan Islam berulang kali terjadi di Prancis. Seruan boikot terhadap produk Prancis yang melanda negara-negara Muslim juga semakin membuat sulit mereka.

Komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menjadikan isu tersebut sebagai panggung politik untuk popularitasnya juga semakin memperkeruh keadaan. Retorika kasar terhadap umat Islam di Prancis semakin menguat setelah insiden pembunuhan terhadap tiga orang pada Kamis lalu. Umat Muslim terus disorot negatif karena dilekatkan dengan kekerasan tersebut. (Baca: Syafaat dan Siapa yang Berhak Mendapatkannya)

“Itu sungguh mengkhawatirkan bagi Muslim,” kata Hicham Benaissa, sosiolog khusus Islam. Di dalam jaringannya, dia mengatakan, banyak orang Muslim di Prancis yang ingin meninggalkan negara tersebut. “Situasinya semakin tegang. Ada ketakutan yang timbul,” imbuhnya.

(Baca juga : Maradona Sukses Jalani Operasi Otak, Fans Berdebar )

Islam merupakan agama kedua di Prancis , di mana populasi Muslim terbesar di Eropa Barat. Sebanyak lima juta orang beragama Islam tinggal di negara tersebut. Bayangan diskriminasi memang menghantui kehidupan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Presiden Emmanuel Macron...
Presiden Emmanuel Macron dan Istri Nonton Konser BTS di Paris, Penggemar Heboh
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved