Media AS Salahkan Prancis atas Serangan Teror Termasuk Pemenggalan

Senin, 02 November 2020 - 15:24 WIB
loading...
A A A
AP kemudian menerbitkan versi yang lebih sederhana dari posting tersebut dan mengeluarkan penjelasan untuk penggunaan kata "menghasut". Media itu juga meminta maaf. Namun, dalam kata "menghasut" tetap ada dalam artikel di situs webnya.

“Banyak negara memperjuangkan kebebasan berekspresi dan mengizinkan publikasi yang mengejek nabi Islam. Mengapa reaksi terhadap Prancis sangat ganas? Masa lalu kolonialnya, kebijakan sekuler yang kukuh, dan presiden yang berbicara keras semuanya memainkan peran," bunyi pesan baru AP. (Baca juga: Putra Mahkota Abu Dhabi Telepon Macron: Kekerasan Tak Wakili Ajaran Nabi Muhammad )

“Ini menggantikan tweet tentang Prancis dan dunia Muslim yang menanyakan mengapa Prancis 'memicu' kemarahan. Kata itu tidak dimaksudkan untuk menyampaikan bahwa Prancis memicu kemarahan terhadapnya," imbuh pesan lanjutan media tersebut.

Posting pengganti tidak banyak meredakan kemarahan di media sosial, karena pengguna Twitter terus mem-posting keberatan mereka terhadap penanganan masalah oleh AP.

Kehebohan itu terjadi hanya beberapa hari setelah seorang pria Tunisia bersenjata pisau membunuh tiga orang di sebuah gereja di Nice, dengan salah satu korbannya dipenggal. Insiden itu terjadi kurang dari dua minggu setelah guru sejarah, Samuel Paty, 45, dipenggal di luar sekolahnya, 20 mil barat laut Paris, setelah memperlihatkan kartun Nabi Muhammad kepada siswa selama pelajaran tentang kebebasan berbicara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Berita Terkini
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved