Lockdown, Warga Prancis Eksodus Tinggalkan Paris

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 02:25 WIB
loading...
Lockdown, Warga Prancis...
Antrian kendaraan warga Prancis yang eksodus meninggal Paris menyebabkan kemacetan. Foto/New York Times
A A A
PARIS - Ribuan orang meninggalkan Paris hanya beberapa jam sebelum Prancis melakukan penguncian (lockdown) nasional untuk kedua kalinya akibat pandemi virus Corona . Hal ini memicu terjadinya kemacetan lalu lintas karena banyak dari warga Prancis berusaha untuk mengurung diri di pedesaan atau daerah yang tidak terlalu ramai.

Dilansir dari New York Times, Sabtu (31/10/2020), barisan mobil terbentang ratusan mil di kota dan di Boulevard Peripherique, jalan lingkar multi-jalur yang mengelilingi Paris, dalam pemandangan yang mengingatkan pada eksodus di musim semi, ketika Prancis memberlakukan penguncian pertama.

Pada bulan Maret, 1,2 juta orang meninggalkan wilayah Paris atau hampir seperlima dari populasinya. Di beberapa daerah, eksodus besar-besaran oleh penduduk kota yang kaya pindah ke rumah kedua mereka membantu menyebarkan virus Corona ke daerah-daerah yang pada saat itu telah terhindar dari pandemi.

Kali ini, menurut pihak berwenang, virus Corona menyebar dengan cepat ke seluruh negeri. Prancis telah mencatat rata-rata 40.000 kasus baru Covid-19 setiap hari selama seminggu terakhir, salah satu yang tertinggi di dunia. Lebih dari 2.500 pasien baru dirawat di rumah sakit setiap harinya dalam beberapa hari terakhir, jumlah tertinggi sejak pertengahan April.(Baca juga: Susul Spanyol, Kasus Covid-19 di Prancis Tembus 1 Juta )

Pembatasan baru, yang mulai berlaku pada hari Jumat waktu setempat, mengharuskan orang untuk tinggal di rumah kecuali untuk pekerjaan penting atau alasan medis. Restoran dan bisnis tutup, tetapi sekolah tetap buka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved