Pilpres Amerika Serikat, Biden Lebih Difavoritkan Dunia

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
Pilpres Amerika Serikat,...
Calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbincang dengan mantan ratu talkshow Oprah Winfrey dan Mildred Madison saat kampanye virtual di Wilmington, Delaware, Amerika Serikat, kemarin. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Pemilu presiden Amerika Serikat (AS) bukan hanya menjadi perhatian rakyat di Negeri Paman Sam semata. Tapi, penduduk di berbagai belahan dunia juga memberikan perhatian kepada Calon presiden (capres) dari Partai Demokrat Joe Biden dan calon petahanan Presiden Donald Trump.



Dunia berpikir kalau Biden akan mengonsolidasikan aliansi AS dalam menata tatanan dunia jika memenangkan pemilu presiden. Sedangkan Presiden Donald Trump cenderung akan melanjutkan kebijakannya yang telah mengubah tatanan dunia dan menjauhkan AS dari aliansinya. Siapa yang terpilih memenangkan pemilu AS bulan depan akan mempengaruhi tatanan dunia dan perkembangan geopolitik yang berdampak pada banyak negara di dunia. (Baca: 4 Golongan Manusia yang Tertipu dengan Ilmu)

Siapa capres yang difavoritkan oleh negara-negara lain baik aliansi AS atau rival AS? Jawabannya pun beragam. Aliansi AS umumnya cenderung mendukung Biden. Tapi, rival AS justru lebih menjagokan Trump karena fokusnya ke dalam negeri sehingga peran internasional AS tetap akan berkurang selama pemerintahan Trump. Baik Trump dan Biden tetap memiliki plus dan minus, tetapi Biden cenderung lebih menunjukkan keteraturan, sedangkan Trump memang pemimpin yang sulit ditebak dalam hal diplomasi.

Biden segera akan berkonsultasi dengan sekutu utama AS sebelum memutuskan kebijakan luar negeri. Dia juga akan berkoordinasi tentang keputusan kebijakan perang dagang dengan China. Itu dikarenakan Biden ingin memperkuat perlawanan terhadap Beijing jika dia terpilih sebagai presiden. Biden juga akan merevisi banyak agenda kebijakan luar negeri Trump yakni “America First” seperti pemberlakuan tarif perdagangan terhadap Eropa dan Kanada.

“Kegagalan pemerintahan Trump adalah menjadikan AS sendirian,” kata Jeffrey Prescott, mantan penasehat luar negeri pada pemerintahan Barack Obama. Tidak jelas apakah Biden akan mencabut kebijakan perang dagang terhadap China. “Dia (Biden) tidak akan mengambil posisi prematur sebelum kita memang bisa berkuasa. Namun, Biden sepertinya akan berkonsultasi dengan koalisi sebagai hal penting,” paparnya.

Ketegangan perang dagang menjadi sumber ketegangan antara Washington dan Beijing. Selain itu, AS dan China juga bersitegang dalam hal virus korona, Hong Kong, pencurian hak kekayaan intelektual, hak asasi manusia (HAM), dan Laut China Selatan. (Baca juga: Sepakat Tingkatkan Kerja Sama, RI-AS Kian Mesra)

China memang menjadi isu sentral dalam kampanye presiden. Dalam kampanyenya, Trump mengklaim Biden akan mengambil pendekatan yang lunak kepada China. Tapi, Biden menyatakan dirinya akan bertindak tegas terhadap China dibandingkan Trump dan tidak khawatir menggunakan benteng perdagangan ketika masuk akal. Misalnya, pemberlakuan tarif bajak dan alumnium bagi China akan tetap diterapkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved