Twitter Hapus Tweet Mahathir 'Muslim Berhak Bunuh Jutaan Orang Prancis'
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 09:14 WIB
loading...
A
A
A
"Prancis dalam perjalanan sejarahnya telah membunuh jutaan orang. Banyak di antaranya adalah Muslim. Muslim memiliki hak untuk marah dan membunuh jutaan orang Prancis untuk pembantaian di masa lalu," lanjut politisi 95 tahun yang terkenal blakblakan tersebut, seperti dikutip AFP, Jumat (30/10/2020). (Baca juga: Tiga Tewas dalam Serangan di Gereja Prancis, Satu Korban Dipenggal )
Mahathir, yang menjabat sebagai perdana menteri Malaysia dua kali selama total 24 tahun, mengatakan bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak menunjukkan bahwa dia beradab. "Dia sangat primitif," katanya.
"Prancis harus mengajari orang-orangnya untuk menghargai perasaan orang lain. Karena Anda telah menyalahkan semua Muslim dan agama Islam atas apa yang dilakukan oleh satu orang yang marah, maka Muslim berhak menghukum orang Prancis," lanjut Mahathir.
"Boikot tidak dapat mengompensasi kesalahan yang dilakukan oleh Prancis selama ini," imbuh dia merujuk pada seruan boikot produk-produk Prancis di negara-negara Arab dan Muslim.
Mahathir tidak menyinggung serangan pisau di gereja Notre-Dame Basilica di Nice.
Mahathir, yang menjabat sebagai perdana menteri Malaysia dua kali selama total 24 tahun, mengatakan bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak menunjukkan bahwa dia beradab. "Dia sangat primitif," katanya.
"Prancis harus mengajari orang-orangnya untuk menghargai perasaan orang lain. Karena Anda telah menyalahkan semua Muslim dan agama Islam atas apa yang dilakukan oleh satu orang yang marah, maka Muslim berhak menghukum orang Prancis," lanjut Mahathir.
"Boikot tidak dapat mengompensasi kesalahan yang dilakukan oleh Prancis selama ini," imbuh dia merujuk pada seruan boikot produk-produk Prancis di negara-negara Arab dan Muslim.
Mahathir tidak menyinggung serangan pisau di gereja Notre-Dame Basilica di Nice.
(min)
Lihat Juga :