Estonia Larang Masuk Anggota Hizbullah, AS Semringah

Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:32 WIB
loading...
Estonia Larang Masuk...
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyebut keputusan Estonia itu telah mengirimkan pesan kuat kepada kelompok yang berbasis di Lebanon tersebut. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyatakan menyambut baik keputusan Estonia yang akan melarang anggota Hizbullah dan mereka yang berafiliasi dengan kelompok itu untuk memasuki wilayahnya. Estonia menyebut Hizbullah menimbulkan ancaman serius bagi mereka.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (25/10/2020), menyebut keputusan Estonia itu telah mengirimkan pesan kuat kepada kelompok yang berbasis di Lebanon tersebut. ( Baca juga: Ilmuwan Ciptakan Laboratorium Pembentukan Bintang dan Planet )

“Estonia mengirimkan pesan yang kuat di Eropa dan di dalam Uni Eropa (UE), dengan melarang afiliasi Hizbullah memasuki wilayahnya, mengurangi ancaman yang ditimbulkan Hizbullah terhadap keamanan Estonia dan mitra internasional,” kata Pompeo.

“Seperti tindakan yang diambil oleh Jerman, Lithuania, dan Kosovo, serta komitmen Serbia awal tahun ini, tindakan tegas Estonia mengakui bahwa Hizbullah adalah organisasi teroris secara keseluruhan dan menimbulkan ancaman yang signifikan di Eropa dan tempat lain," sambungnya.

Pompeo kemudian mendesak semua negara untuk mengambil tindakan apa pun yang mereka bisa untuk mencegah operasi Hizbullah, perekrut, dan pemodal beroperasi di wilayah mereka.

Sebelumnya diwartakan, Kementerian Luar Negeri Estonia mengatakan bahwa Hizbullah merupakan ancaman yang cukup besar bagi dunia internasional dan juga untuk keamanan mereka. ( Baca juga: Raja Salman: Hizbullah Telah Menghancurkan Lebanon, Harus Dilucuti )

"Dengan langkah ini Estonia berdiri di samping AS, Inggris, Belanda, Jerman dan Lithuania serta negara-negara lain yang telah menyimpulkan bahwa Hizbullah menggunakan cara-cara teroris dan merupakan ancaman bagi keamanan banyak negara," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
Sukses Raih Best Creator...
Sukses Raih Best Creator Affiliate Tiktok 2025, Ini Strategi Yogi Firdaus Bikin Konten Review
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Berita Terkini
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved