Gelombang Kedua, Kematian Akibat Covid-19 di Eropa Tembus 250 Ribu

loading...
Gelombang Kedua, Kematian Akibat Covid-19 di Eropa Tembus 250 Ribu
Angka kematian akibat virus Corona di Eropa tembus 250 ribu. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A+ A-
BRUSSEL - Gelombang kedua pandemi virus Corona baru yang menerjang Eropa membuat angka kematian akibat penyakit yang menyerang pernafasan itu melampaui angka 250 ribu. Jumlah itu menjadikan Eropa menjadi kawasan kedua setelah Amerika Latin yang melampau angka 250 ribu kematian akibat Covid-19, dengan rekor jumlah infeksi Covid-19 harian yang dilaporkan terjadi dalam dua minggu terakhir.

Eropa melaporkan 200.000 infeksi harian untuk pertama kalinya pada hari Kamis, karena banyak negara Eropa Selatan minggu ini melaporkan jumlah kasus tertinggi dalam satu hari.

Eropa menyumbang hampir 19% kematian global dan sekitar 22% kasus global, menurut penghitungan Reuters, Minggu (25/10/2020).





Inggris, Italia, Prancis, Rusia, Belgia, dan Spanyol menyumbang hampir dua pertiga dari sekitar 250.000 kematian yang tercatat hingga saat ini dari total sekitar 8 juta kasus di seluruh Eropa.

Inggris memimpin jumlah kematian di Eropa dengan sekitar 45.000 kematian, diikuti oleh Italia, Spanyol, Prancis, dan Rusia. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada hari Kamis bahwa Inggris tidak dapat bergantung pada vaksin dan perlu menggunakan tindakan lain untuk memperlambat pandemi.

Berdasarkan laporan kematian rata-rata harian selama tujuh hari terakhir, Rusia melaporkan 250 kematian per hari, jumlah korban tertinggi di Eropa, diikuti oleh Inggris dan Prancis dengan masing-masing sekitar 143 kematian.



Prancis menjadi negara ketujuh yang melaporkan lebih dari 1 juta kasus virus Corona pada hari Jumat. Ini telah menjadi salah satu negara yang paling terpukul dalam gelombang kedua dan telah memberlakukan jam malam di sebagian besar negara.(Baca juga: Susul Spanyol, Kasus Covid-19 di Prancis Tembus 1 Juta)
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top