Eks PM Rusia Prihantin PBB Ingin Diganti 'Klub Negara Demokrasi'
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
"Saya akan mengingatkan Anda bahwa, ketika anggota pendiri PBB, termasuk Uni Soviet, membentuk organisasi tersebut, mereka merumuskan misinya, yang mencakup tiga prinsip: komitmen terhadap dunia yang stabil dan aman, pemajuan hak asasi manusia, dan membangun dunia yang lebih adil," tulis Medvedev.
Ia menyatakan bahwa badan-badan PBB telah melakukan banyak upaya untuk melindungi dunia dan meluncurkan mekanisme untuk menyelesaikan konflik dalam kerangka hukum dan bahwa hanya penilaian yang dibuat oleh Dewan Keamanan PBB yang membantu memahami siapa yang bertanggung jawab atas konflik militer dan menghindari berita palsu.
"Di banyak penjuru dunia, sarang konfrontasi militer terus berlanjut, orang-orang sekarat setiap hari. Sebagai aturan, dibutuhkan penilaian hukum yang terkoordinasi dari suatu situasi oleh Dewan Keamanan PBB untuk memahami siapa yang benar dan siapa yang salah, siapa yang penyerang dan siapa korbannya," katanya.
"Jika tidak di era berita palsu, pemalsuan fakta, dan perang hibrida, ada risiko bahwa hitam akan ditampilkan sebagai putih, melanggar hukum sebagai sah, dan fakta yang benar akan terkubur di balik gambar-gambar TV yang menarik dan posting media sosial," demikian kata kata Medvedev.(Baca juga: Putin: Tak Perlu Aliansi Militer Rusia-China, tapi Itu Mungkin )
(ber)
Lihat Juga :