Pasukan Khusus Australia Eksekusi Tahanan Afghanistan yang Sudah Diborgol

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 05:38 WIB
loading...
A A A
Seorang juru bicara Pasukan Pertahanan Australia mengatakan kepada ABC bahwa mereka tidak dapat mengomentari laporan tersebut karena mungkin menjadi subjek penyelidikan yang sedang berlangsung atas dugaan pelanggaran oleh Kelompok Tugas Operasi Khusus Australia di Afghanistan antara tahun 2005 dan 2016.

Penyelidikan rahasia dimulai lebih dari empat tahun lalu. Sebuah laporan yang menguraikan temuan penyelidikan diharapkan akan dirilis pada akhir tahun ini. (Baca juga: Mobilnya Dipasang Bom, Ulama Top Suriah Meninggal )

ABC telah melaporkan banyak dugaan kejahatan yang dilakukan oleh pasukan Australia di Afghanistan, setelah media tersebut memperoleh dokumen militer yang merinci pembunuhan warga sipil tak bersenjata, termasuk anak-anak.

Polisi Federal Australia pernah melakukan penggerebekan yang sangat kontroversial di markas ABC di Sydney. Penggerebekan itu dilaporkan sebagai upaya untuk menyita dokumen yang bocor. Pada bulan Juni, seorang jaksa federal merekomendasikan agar jurnalis ABC yang melaporkan kebocoran tersebut dituntut, tetapi pemerintah masih memutuskan apakah akan membawa reporter tersebut ke pengadilan atau tidak.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved