Cek Fakta Debat Capres AS Terkait Covid-19

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 10:09 WIB
loading...
A A A
Trump mengatakan Biden menyebut pembatasan perjalanan China sebagai 'xenofobia', tetapi itu tidak jelas

KLAIM TRUMP: "Ketika saya tutup, dia berkata, 'Ini hal yang buruk. Kamu xenofobia.' Saya pikir dia bahkan menyebut saya rasis, dan - karena saya menutupnya ke China. Sekarang, dia bilang saya harus menutupnya lebih awal. Hanya saja - Joe, tidak berhasil."

PERIKSA FAKTA: Sementara Trump mengklaim bahwa Biden menentang keputusannya untuk melarang sebagian besar perjalanan dari China pada awal pandemi virus Corona dan bahwa dia menyebut pembatasan itu sebagai "xenofobia," mantan wakil presiden AS itu tidak secara eksplisit mempertimbangkan keputusan itu ketika diumumkan pada 31 Januari. Dia memang menyebut presiden xenofobia beberapa menit setelah larangan perjalanan parsial diumumkan, tetapi tidak menyebut Trump sebagai rasis atas keputusan tersebut.

Selama acara kampanye pada hari yang sama di Fort Madison, Iowa, Biden membahas kekhawatiran yang berkembang atas wabah Covid-19 dan memperingatkan bahwa Trump harus membiarkan sains "memimpin."

"Pada saat-saat seperti ini, di sinilah kredibilitas seorang presiden paling dibutuhkan saat dia menjelaskan apa yang harus dan tidak boleh kami lakukan," kata Biden kepada penonton di acara tersebut. Ini bukan waktunya untuk catatan xenofobia histeris Donald Trump dan ketakutan akan memimpin jalan alih-alih sains," ujarnya.

Komentar itu muncul hanya beberapa menit setelah pengumuman Gedung Putih, jadi tidak jelas apakah Biden merujuk pada keputusan itu secara khusus, tetapi mantan wakil presiden AS itu men-tweet sentimen serupa pada hari berikutnya.

"Kami berada di tengah-tengah krisis dengan virus Corona," tulis Biden.

"Kita perlu memimpin dengan sains - bukan catatan Donald Trump tentang histeria, xenofobia, dan rasa takut yang berlebihan. Dia adalah orang yang paling buruk untuk memimpin negara kita melalui keadaan darurat kesehatan global," sambungnya.

Sepanjang Maret, Biden menggunakan kata "xenophobic" dalam berbagai pidato dan tweet untuk mengkritik presiden yang menyebut COVID-19 sebagai "virus China".

Biden memang mengakui pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump dalam pidatonya pada bulan Maret, mencatat bahwa itu "mungkin" memperlambat penyebaran.

"Melarang semua perjalanan dari Eropa atau bagian lain dunia dapat memperlambatnya, tetapi seperti yang telah kita lihat, itu tidak akan menghentikannya. Dan pembatasan perjalanan berdasarkan favoritisme dan politik daripada risiko akan menjadi kontraproduktif," kata Biden.

Kampanye Biden tidak secara eksplisit membahas pandangan wakil presiden tentang larangan tersebut hingga April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC
Rekomendasi
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
3 Fakta Benjamin Netanyahu...
3 Fakta Benjamin Netanyahu Adalah Pemrakarsa Invasi AS ke Irak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved