Menteri Toleransi UEA Dituduh Lecehkan Wanita Inggris Secara Seksual
Selasa, 20 Oktober 2020 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
“Itu menyeramkan,” ungkap McNamara, dilansir Memo. “Dia berada di sofa di sebelah saya dan mulai menyentuh lengan dan kaki saya dan saya menarik diri, lalu dia makin kuat. Tiba-tiba, mengapa saya ada di sana. Saya merasa sangat naif. "
“Saya sendirian di pulau ini dalam satu bangunan beton bersama orang yang kuat ini di negara di mana setiap hari Anda mendengar cerita tentang orang-orang yang hilang di gurun. Setiap wanita di dunia tahu perasaan itu. Saya harus keluar tanpa menyinggung perasaan. Setelah bekerja di wilayah (Timur Tengah) selama 10 tahun, saya tahu bahwa mereka bukanlah orang yang Anda sukai. Rasanya tidak seperti berada di London, di mana saya hanya akan menyuruhnya pergi," papar dia.
Cobaan berat "gila-gilaan" yang dia alami itu berlangsung sampai pukul 12:30 pagi ketika McNamara berhasil melarikan diri. (Baca Juga: Aktivis: Israel Galang Dukungan Arab untuk Melegitimasi Kejahatan Mereka di Palestina)
Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Ketua Hay Festival Caroline Michel, mengatakan, "Apa yang terjadi pada kolega dan teman kami Caitlin McNamara di Abu Dhabi Februari lalu adalah pelanggaran yang mengerikan dan penyalahgunaan kepercayaan serta posisi yang mengerikan." (Lihat Infografis: Arab Saudi Dinilai Sukses Menjinakkan Pandemi Covid-19)
Pihak penyelenggara festival itu mengatakan akan memutuskan hubungan dengan UEA. (Lihat Video: Diduga Depresi Sekolah Daring, Pelajar Nekat Bunuh Diri)
“Saya sendirian di pulau ini dalam satu bangunan beton bersama orang yang kuat ini di negara di mana setiap hari Anda mendengar cerita tentang orang-orang yang hilang di gurun. Setiap wanita di dunia tahu perasaan itu. Saya harus keluar tanpa menyinggung perasaan. Setelah bekerja di wilayah (Timur Tengah) selama 10 tahun, saya tahu bahwa mereka bukanlah orang yang Anda sukai. Rasanya tidak seperti berada di London, di mana saya hanya akan menyuruhnya pergi," papar dia.
Cobaan berat "gila-gilaan" yang dia alami itu berlangsung sampai pukul 12:30 pagi ketika McNamara berhasil melarikan diri. (Baca Juga: Aktivis: Israel Galang Dukungan Arab untuk Melegitimasi Kejahatan Mereka di Palestina)
Dalam sebuah pernyataan di Twitter, Ketua Hay Festival Caroline Michel, mengatakan, "Apa yang terjadi pada kolega dan teman kami Caitlin McNamara di Abu Dhabi Februari lalu adalah pelanggaran yang mengerikan dan penyalahgunaan kepercayaan serta posisi yang mengerikan." (Lihat Infografis: Arab Saudi Dinilai Sukses Menjinakkan Pandemi Covid-19)
Pihak penyelenggara festival itu mengatakan akan memutuskan hubungan dengan UEA. (Lihat Video: Diduga Depresi Sekolah Daring, Pelajar Nekat Bunuh Diri)
Lihat Juga :