China Tempatkan Rudal Canggih Dekat Taiwan, Dikhawatirkan Persiapan Perang
Senin, 19 Oktober 2020 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
"Ukuran beberapa pangkalan rudal di Komando Teater Timur dan Selatan bahkan berlipat ganda dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan PLA sedang meningkatkan persiapan untuk perang yang menargetkan Taiwan ," ujarnya.
Selama ini PLA gencar menggelar latihan perang dengan mensimulasikan invasi ke pulau Taiwan. Latihan itu dirancang untuk menjaga tekanan pada negara kepulauan tersebut dan menabur benih keraguan dalam kepercayaan Taiwan untuk mempertahankan diri. (Baca juga: Gedung Putih Lanjutkan Proses Penjualan Senjata Canggih pada Taiwan )
Ketegangan antara China dan Taiwan telah mencapai titik tertinggi yang tidak pernah terlihat selama bertahun-tahun. Pesawat tempur China baru-baru ini menyeberang ke garis median, selat sempit yang memisahkan kedua sisi.
Pemerintah Amerika Serikat yang pro-Taiwan berencana untuk menjual senjata senilai miliaran dolar kepada pulau yang telah lama memerintah sendiri tersebut. Senjata dari Washington yang hendak dipasok ke Taipei mulai dari rudal hingga drone pengintai bertujuan untuk menopang pertahanannya terhadap potensi serangan Beijing.
Taiwan sudah lama memerintah sendiri sebagai negara demokrasi. Namun, Presiden China Xi Jinping menganggapnya sebagai bagian dari Republik Rakyat China (RRC).
Selama ini PLA gencar menggelar latihan perang dengan mensimulasikan invasi ke pulau Taiwan. Latihan itu dirancang untuk menjaga tekanan pada negara kepulauan tersebut dan menabur benih keraguan dalam kepercayaan Taiwan untuk mempertahankan diri. (Baca juga: Gedung Putih Lanjutkan Proses Penjualan Senjata Canggih pada Taiwan )
Ketegangan antara China dan Taiwan telah mencapai titik tertinggi yang tidak pernah terlihat selama bertahun-tahun. Pesawat tempur China baru-baru ini menyeberang ke garis median, selat sempit yang memisahkan kedua sisi.
Pemerintah Amerika Serikat yang pro-Taiwan berencana untuk menjual senjata senilai miliaran dolar kepada pulau yang telah lama memerintah sendiri tersebut. Senjata dari Washington yang hendak dipasok ke Taipei mulai dari rudal hingga drone pengintai bertujuan untuk menopang pertahanannya terhadap potensi serangan Beijing.
Taiwan sudah lama memerintah sendiri sebagai negara demokrasi. Namun, Presiden China Xi Jinping menganggapnya sebagai bagian dari Republik Rakyat China (RRC).
Lihat Juga :