Gedung Putih Lanjutkan Proses Penjualan Senjata Canggih pada Taiwan

Selasa, 13 Oktober 2020 - 10:15 WIB
loading...
Gedung Putih Lanjutkan...
Peluncur roket berbasis truk buatan Lockheed Martin Corp yang disebut HIMARS. Foto/Lockheed Martin
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih melanjutkan proses tiga paket penjualan senjata canggih pada Taiwan . Notifikasi kesepakatan itu telah dikirim ke Kongres untuk mendapat persetujuan, menurut lima sumber yang mengetahui situasi itu.

Langkah ini dilakukan seiring mendekatnya pemilu 3 November dan jelas akan membuat marah China yang menganggap Taiwan sebagai bagian wilayahnya.

Reuters mengungkap kabar pada September bahwa sebanyak tujuh sistem senjata besar sedang dalam proses ekspor AS, saat pemerintahan Presiden Donald Trump meningkatkan tekanan pada China.

Ditanya mengenai respon atas berita itu, Kedutaan Besar China mendesak AS untuk menghentikan penjualan senjata pada Taiwan dan menjalin hubungan militer dengan Taipei. "Ini akan sangat merusak hubungan China-AS dan perdamaian serta stabilitas lintas Selat," ungkap Kedubes China di AS.

Para pemimpin Hubungan Luar Negeri Senat dan Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat telah menyatakan tiga rencana penjualan senjata itu telah disetujui Departemen Luar Negeri AS yang mengawasi Penjualan Militer Luar Negeri.

Notifikasi informal itu untuk peluncur roket berbasis truk buatan Lockheed Martin Corp yang disebut High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS), rudal udara ke darat jarak jauh buatan Boeing Co yang disebut SLAM-ER, dan pod sensor eksternal untuk jet F-16 yang memungkinkan transmisi citra dan data dari pesawat ke stasiun darat.

"Notifikasi untuk penjualan sistem senjata lain, termasuk drone aerial canggih, rudal anti-kapal Harpoon berbasis darat dan ranjau bawah laut, untuk menangkal pendaratan amphibi, belum mencapai Capitol Hill, tapi itu diperkirakan segera," ungkap sumber tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Mengapa Taiwan Khawatir...
Mengapa Taiwan Khawatir akan Diinvasi China pada 2027?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved