Fitch Yakin UU Cipta Kerja Dorong Prospek Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 11:41 WIB
loading...
A A A
Fitch menambahkan, “Banyak negara mengeksplorasi peluang untuk diversifikasi jaringan suplai, termasuk perubahan dalam beberapa kasus dari China sebagai akibat naiknya biaya buruh di pasar itu dan ketidakpastian yagn diciptakan oleh ketegangan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China.” (Lihat Infografis: Lepas Pantai Indonesia Akan Dijaga Oleh Senjata Canggih Turki)

“Beberapa telah memindahkan operasi ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, tapi lingkungan bisnis lokal mungkin telah menjadi peredam minat investor,” ungkap laporan lembaga rating internasional itu. (Lihat Video: Sebuah Mobil Terperosok Kedalam Saluran Air di Bandung)

Fitch yakin dengan aturan hukum baru itu. “Kami yakin UU itu akan mendorong prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia. Semua hal lainnya sama, pertumbuhan yang lebih cepat akan berdampak positif pada metrik utang publik negara, meningkatkan arus masuk fiskal dan mengurangi rasio utang terhadap PDB,” ujar laporan itu.

“Mungkin lebih penting, potensi dorongan pada ekspor manufaktur Indonesia dan aliran masuk FDI dapat membuat negara ini tak terlalu tergantung pada ekspor komoditas dan aliran portfolio untuk menandai defisit neraca sekarang,” papar Fitch.

“Meski demikian, efek paket reformasi ini akan membutuhkan waktu untuk terasa. Mereka juga tampaknya tidak akan membuat perubahan dalam jangka dekat pada rating ‘BBB’ Indonesia, yang kami kuatkan dengan Outlook Stabil pada Agustus,” ungkap Fitch.

Menurut Fitch, dampak reformasi itu akan tergantung pada bagaimana itu diterapkan. “Omnibus Law itu memerlukan sejumlah regulasi tambahan yang harus disahkan di beberapa bidang kunci seperti legislasi buruh. Langkah lain mungkin ditantang di Mahkamah Konstitusi,” papar lembaga itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Kemlu RI Garap Pasar Eropa Tengah dan Timur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved