Dukung Pemulihan Ekonomi, Kemlu RI Garap Pasar Eropa Tengah dan Timur

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 07:40 WIB
loading...
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar Ngurah Swajaya. Foto/Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
A A A
JAKARTA - Dalam menyambut geliat perekonomian pascapandemi, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia (RI) menggarap pasar potensial bagi Indonesia di kawasan Eropa Tengah dan Timur.

Penjajakan itu salah satunya melalui pelaksanaan Forum Bisnis Indonesia-Eropa Tengah dan Timur (Indonesia-Central and Eastern Europe Business Forum) atau INACEE Business Forum pada 7 Oktober 2021.

Baca juga: Kapal Selam Nuklir AS Tabrakan di Bawah Laut China Selatan

Forum yang bertemakan "Doing Business with Indonesia: Asia’s Economic Power House" diselenggarakan secara daring dihadiri para pelaku usaha dari Indonesia dan 20 negara Eropa Tengah dan Timur.

Forum bisnis ini didukung Kementerian Perdagangan, KADIN Indonesia, dan Perwakilan RI di kawasan Eropa Tengah dan Timur.

Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI, Duta Besar Ngurah Swajaya, menyampaikan bahwa INACEE Business Forum yang pertama ini akan menjadi jembatan bisnis antara Indonesia dan 20 negara kawasan Eropa Tengah dan Timur yang memiliki potensi bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata.

“Kami mengundang para pelaku usaha Indonesia, termasuk sektor UMKM untuk ikut serta pada INACEE Business Forum ini,” kata Ngurah Swajaya, seperti keterangan tertulis dari Kemlu RI yang diterima SINDOnews.com, Jumat (8/10/2021).

Semua peserta yang berminat dapat mendaftar melalui platform digital yang dikembangkan Kemlu, yaitu INA-ACCESS (ina-access.com).

INACEE Business Forum akan dibuka oleh Menteri Luar Negeri RI dan menghadirkan pembicara kunci, Menteri Perdagangan RI, serta diisi kegiatan seminar bisnis dan one on one business matching. Seminar bisnis akan menghadirkan para panelis dari Indonesia, perwakilan Eurasian Economic Commission (EEC), Central European Free Trade Agreement (CEFTA), Hungaria, Rusia dan Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Utusan Putin: Tsunami...
Utusan Putin: Tsunami Krisis Energi Segera Hantam Eropa!
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved