AS Tolak Usulan Putin Soal Perpanjangan Perjanjian New START

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 02:27 WIB
loading...
A A A
Namun pernyataan berbeda dilontarkan direktur eksekutif Asosiasi Pengendalian Senjata, Daryl Kimball. Dalam sebuah wawancara, Kimball mengatakan ia berharap Trump menerima tawaran Putin untuk perpanjangan perjanjian jangka pendek tanpa syarat, mengingat hampir berakhirnya New START pada awal Februari.

"Kami berada di jam ke-11 sekarang, dan kami mendesak Presiden Trump untuk menerima jawaban ya," kata Kimball, seraya menambahkan bahwa dia yakin ini akan menarik dukungan bipartisan yang luas di AS.

Sementara Putin menawarkan untuk memperpanjang New START sebagaimana adanya, AS menginginkan pembekuan sementara yang lebih luas pada semua hulu ledak nuklir, termasuk senjata nuklir medan perang yang tidak tercakup dalam perjanjian, yang hanya membatasi persenjataan nuklir strategis. Moskow mengatakan tidak bisa menerima permintaan itu.(Baca juga: Jika Rusia Bekukan Senjata Nuklir, AS Siap Perpanjang Perjanjian START )

Perjanjian New START ditandatangani pada 2010 oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Pakta itu membatasi setiap negara tidak lebih memiliki dari 1.550 hulu ledak nuklir yang dikerahkan dan 700 rudal serta bom yang dikerahkan, dan inspeksi di tempat untuk memverifikasi kepatuhan atas kesepakatan.

Setelah Moskow dan Washington menarik diri dari Perjanjian Persenjataan Nuklir Jarak Menengah 1987 tahun lalu, New START adalah satu-satunya kesepakatan kendali senjata nuklir antara kedua negara yang masih berlaku.(Lihat video: Pernyataan Bank Dunia Mengenai Undang-Undang Cipta Kerja )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved