Eks Pejabat Polisi Meninggal Disel, Turki Dinilai Melanggar HAM

Kamis, 15 Oktober 2020 - 23:18 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Turki menuduh gerakan Gulen, sebuah kelompok berbasis agama yang diilhami oleh ulama Muslim Fethullah Gulen , mendalangi upaya kudeta pada Juli 2016 dan menandainya sebagai organisasi teroris. Gerakan tersebut dengan tegas menyangkal keterlibatan dalam upaya kudeta atau aktivitas teroris apa pun.(Baca juga: Hizmet: Kolaborasi Sipil Internasional Memajukan Dunia Melalui Pendidikan )

Menurut SCF ada peningkatan jumlah kematian yang mencurigakan di Turki, kebanyakan terjadi di penjara dan pusat penahanan di mana penyiksaan dan perlakuan buruk dilakukan secara rutin.

Dalam sebagian besar kasus, pihak berwenang mengklasifikasikan kematian ini sebagai bunuh diri tanpa investigasi independen yang efektif. Kematian yang mencurigakan juga telah terjadi di luar tembok penjara di tengah tekanan psikologis dan ancaman pemenjaraan dan penyiksaan, kadang-kadang setelah pembebasan tersangka atau sebelum penahanan mereka.

Jumlah sebenarnya kematian selama keadaan darurat yang diumumkan di Turki pada Juli 2016 masih belum diketahui. Menurut daftar SCF's Suspicious Deaths And Suicides In Turkey, ada hampir 200 kematian yang mencurigakan terjadi di penjara dan pusat penahanan.(Lihat video: Jumlah Halaman Draft Undang-Undang Cipta Kerja Menyusut )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Infografis
Deretan Pejabat Indonesia...
Deretan Pejabat Indonesia yang Meninggal Dunia akibat Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved