Jepang Luncurkan Kapal Selam Baru di Tengah Ketegangan dengan China

Rabu, 14 Oktober 2020 - 20:50 WIB
loading...
Jepang Luncurkan Kapal...
Kapal selam yang dinamai Taigei atau ikan paus besar, yang dibangun oleh Mitsubishi Heavy Industries Ltd itu akan mulai beroperasi pada Maret 2022. Foto/REUTERS
A A A
TOKYO - Jepang meluncurkan kapal selam baru di tengah meningkatnya ketegangan dengan China . Kapal selam yang dinamai Taigei atau ikan paus besar, yang dibangun oleh Mitsubishi Heavy Industries Ltd itu akan mulai beroperasi pada Maret 2022.

Menurut laporan Kyodo News, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (14/10/2020), kapal selam ini akan diawaki oleh 70 orang dan akan menjadi kapal ke-22 di armada kapal selam Angkatan Laut Bela Diri Jepang.

Saat ini, Jepang memiliki sembilan kapal selam kelas Oyashio seberat 2.750 ton dan 11 kapal perang kelas Soryu berbobot 2.950 ton. Tokyo berencana untuk menambahkan kapal selam kelas Soryu ke-12 tahun depan.

Taiga, menurut Kyodo News, akan berbobot 3000 kilogram dan akan memiliki panjang 84 meter, lebar 9,1 meter, dan akan menelan biaya sekitar USD 720 juta. ( Baca juga: Ada UU Cipta Kerja, Perusahaan Jepang Ditungguin Relokasi Pabrik ke Indonesia )

Pengumuman peluncuran kapal selam ini sendiri datang di tengah ketegangan di Laut China Timur, di mana Tokyo menyalahkan Beijing karena melanggar perairan teritorial negara itu.

Jepang mengatakan, kapal penjaga pantai China memasuki perairan teritorialnya di dekat Kepulauan Senkaku di Laut China Timur pada akhir pekan lalu. ( Baca juga: Jepang Desak China Tarik Kapal Perang dari Perairan Kepulauan Senkaku )

Penjaga Pantai Jepang mengatakan kapal-kapal China tetap berada di perairannya selama 57 jam dan 39 menit, melebihi rekor sebelumnya yaitu 39 jam dan 23 menit yang ditetapkan pada Juli lalu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved