Istana Kerajaan Malaysia Tunda Semua Pertemuan karena Lockdown Covid
Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:34 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya dilaporkan, Istana Nasional Malaysia menunda pertemuan antara raja dan aliansi pemimpin oposisi Anwar Ibrahim. Penundaan itu terjadi di tengah pergolakan baru untuk merebut kursi perdana menteri.
Anwar telah bertemu Raja Malaysia Sultan Abdullah pada Selasa (13/10) untuk membuktikan bahwa dia memiliki dukungan mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. Langkah Anwar ini memicu pertikaian politik baru hanya beberapa bulan setelah Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin menduduki posisinya.
Dalam pernyataannya, para pemimpin oposisi Partai Aksi Demokratik (DAP) dan Partai Amanah menyatakan mereka awalnya telah dipanggil untuk pertemuan terpisah dengan raja.
“Meski demikian, tadi malam sekretaris pribadi Yang Mulia menginformasikan pada kami bahwa kedua pertemuan dengan Yang Mulia telah ditunda,” papar pernyataan yang dirilis Sekretaris Jenderal DAP Lim Guan Eng dan Presiden Amanah Mohamad Sabu.
Mereka tidak menjelaskan tanggal baru yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut.
Saat konferensi pers pada Senin, Anwar menyatakan dia telah memberikan dokumen pada raja untuk membuktikan bahwa dia memiliki dukungan lebih dari 120 anggota parlemen di lembaga berisi 222 kursi tersebut.
Anwar telah bertemu Raja Malaysia Sultan Abdullah pada Selasa (13/10) untuk membuktikan bahwa dia memiliki dukungan mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. Langkah Anwar ini memicu pertikaian politik baru hanya beberapa bulan setelah Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin menduduki posisinya.
Dalam pernyataannya, para pemimpin oposisi Partai Aksi Demokratik (DAP) dan Partai Amanah menyatakan mereka awalnya telah dipanggil untuk pertemuan terpisah dengan raja.
“Meski demikian, tadi malam sekretaris pribadi Yang Mulia menginformasikan pada kami bahwa kedua pertemuan dengan Yang Mulia telah ditunda,” papar pernyataan yang dirilis Sekretaris Jenderal DAP Lim Guan Eng dan Presiden Amanah Mohamad Sabu.
Mereka tidak menjelaskan tanggal baru yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut.
Saat konferensi pers pada Senin, Anwar menyatakan dia telah memberikan dokumen pada raja untuk membuktikan bahwa dia memiliki dukungan lebih dari 120 anggota parlemen di lembaga berisi 222 kursi tersebut.
Lihat Juga :