Rusia Klaim Swedia Tertarik dengan Vaksin Virus Corona Sputnik V

Selasa, 13 Oktober 2020 - 21:38 WIB
loading...
Rusia Klaim Swedia Tertarik...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
STOCKHOLM - Pakar Swedia telah mulai memperhatikan kerja sama dengan Rusia dalam vaksin virus Corona yang dijuluki Sputnik V. Hal itu diungkapkan Duta Besar Rusia untuk Swedia Viktor Tatarintsev.

"Kami mencatat bahwa Stockholm mulai menunjukkan minat pada vaksin virus Corona Rusia Sputnik V," ujarnya seperti dikutip dari kantor berita Rusia, TASS, Selasa (13/10/2020).

Menurut utusan Rusia tersebut, Moskow menggunakan saluran diplomatik untuk mengirim tawaran kerja sama ke Swedia dalam penggunaan, produksi dan penyebaran vaksin tetapi belum menerima tanggapan resmi. Pada saat yang sama, diplomat tersebut menekankan fakta bahwa para ahli resmi Swedia telah mulai menaruh perhatian atas vaksin tersebut melalui media lokal. Secara khusus, dia menyoroti fakta bahwa koordinator vaksinasi virus Corona pemerintah Swedia, Rikard Bergstrom, mengatakan kepada surat kabar lokal Dagens Nyheter bahwa vaksin yang dikembangkan oleh Rusia "menarik."

Swedia juga mengonfirmasi bahwa tawaran kerja sama Rusia sedang dipelajari sekarang. Negara Skandinavia itu akan segera membahas potensi kerja sama dalam vaksin dengan para ahli Rusia. Dagens Nyheter juga mengutip komentar duta besar Rusia tentang keuntungan vaksin Rusia dan prospek kerja sama komersial untuk memajukannya di dunia.(Baca juga: Cari Alternatif Vaksin Covid-19, Menlu RI Sambangi Inggris dan Swiss )

"Saya berharap sinyal positif yang tercetak di pers Swedia mengenai kemungkinan minat Stockholm untuk bekerja sama di bidang ini akan segera diterjemahkan menjadi tanggapan resmi ke Rusia," harap Tatarintsev.

Pada 11 Agustus, Rusia menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin virus Corona bernama Sputnik V, yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology dari Kementerian Kesehatan Rusia. Suntikan vaksin itu lolos uji klinis pada Juni-Juli.

Vaksin ini didasarkan pada platform yang sudah dikenal yang digunakan untuk membuat sejumlah suntikan lain. Kementerian Kesehatan Rusia menggarisbawahi bahwa dilihat dari pengalaman menggunakan vaksin tersebut, mereka mampu memberikan kekebalan jangka panjang hingga dua tahun.

Menurut Kirill Dmitriev, kepala Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), Rusia menerima aplikasi awal untuk memasok lebih dari satu miliar dosis vaksin terobosan Rusia dari 20 negara. Dia mencatat bahwa negara-negara Amerika Latin, Timur Tengah, dan Asia paling tertarik untuk membelinya, sementara sejumlah kontrak telah diselesaikan.(Baca juga: WHO Sebut Vaksin Covid-19 Kemungkinan Siap Pada Akhir Tahun )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved