Bantah Lakukan Spionase, Taiwan Balik Tuding China Ciptakan Teror

Selasa, 13 Oktober 2020 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Beijing menganggap Taiwan yang demokratis sebagai wilayahnya sendiri dan telah berjanji suatu hari akan merebut pulau yang diperintah sendiri itu.

Hubungan keduanya menurun dalam beberapa tahun terakhir setelah Tsai Ing-wen terpilih menjadi presiden pada tahun 2016. Tsai Ing-wen menganggap pulau itu sebagai negara berdaulat secara de facto dan bukan bagian dari "satu China" di Beijing.(Baca juga: Pemimpin Taiwan Berharap Ketegangan dengan China Berkurang )

Beijing telah memutuskan komunikasi resmi dengan pemerintah Tsai dan meningkatkan tekanan militer, ekonomi, serta diplomatik di pulau itu.

Pesawat tempur China telah memasuki zona pertahanan udara Taiwan sembilan kali bulan ini saja.

Beberapa warga negara Taiwan telah menghilang dan dijebloskan ke dalam tahanan China karena dituduh melakukan berbagai kejahatan anti-negara dalam kasus-kasus yang menyebabkan aksi protes di dalam negeri.

Sistem peradilan otoriter China terkenal buram dan merupakan jawaban untuk Partai Komunis. Kelompok hak asasi manusia mengatakan pengakuan paksa dan pengakuan di televisi adalah hal biasa.(Baca juga: Waswas Agresi China, AS Ancam Daratkan Kapal-kapal Amfibi ke Taiwan )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved