Tantang Perdana Menteri, Anwar Ibrahim Bertemu Raja Malaysia
Selasa, 13 Oktober 2020 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Jika Anwar berhasil merebut kursi PM, maka itu akan menjadi puncak dari 22 tahun pertarungan panjangnya, termasuk hampir 10 tahun di penjara atas berbagai dakwaan yang dia sangkal.
Itu juga berarti Malaysia akan memiliki perdana menteri ketiga tahun ini. (Baca Juga: Polisi akan Periksa Anwar Ibrahim untuk Konfirmasi Klaim Dukungan Jadi PM)
Namun skeptisme terhadap tantangan Anwar itu tetap ada karena belum ada partai besar yang secara terbuka mendukungnya. Satu partai, yang menjadi anggota koalisi berkuasa telah menyatakan beberapa anggota partainya mendukung Anwar. (Lihat Video: Gubernur Jatim Hadiri Upacara HUT Jatim ke-75)
"Jika pertemuan itu gagal menjadi hasil yang nyata, kredibilitasnya akan terpengaruh dan ini mungkin mendorong blok oposisi mencari kandidat PM lainnya," ujar Shazwan Mustafa Kamal, pengamat politik dari lembaga konsultan Vriens & Partners. (Lihat Infografis: Truk Monster Pembawa Rudal Raksasa Milik Korea Utara)
Muhyiddin yang telah memimpin pemerintahan selama tujuh bulan dengan mayoritas tipis di parlemen itu awalnya meremehkan klaim Anwar.
Itu juga berarti Malaysia akan memiliki perdana menteri ketiga tahun ini. (Baca Juga: Polisi akan Periksa Anwar Ibrahim untuk Konfirmasi Klaim Dukungan Jadi PM)
Namun skeptisme terhadap tantangan Anwar itu tetap ada karena belum ada partai besar yang secara terbuka mendukungnya. Satu partai, yang menjadi anggota koalisi berkuasa telah menyatakan beberapa anggota partainya mendukung Anwar. (Lihat Video: Gubernur Jatim Hadiri Upacara HUT Jatim ke-75)
"Jika pertemuan itu gagal menjadi hasil yang nyata, kredibilitasnya akan terpengaruh dan ini mungkin mendorong blok oposisi mencari kandidat PM lainnya," ujar Shazwan Mustafa Kamal, pengamat politik dari lembaga konsultan Vriens & Partners. (Lihat Infografis: Truk Monster Pembawa Rudal Raksasa Milik Korea Utara)
Muhyiddin yang telah memimpin pemerintahan selama tujuh bulan dengan mayoritas tipis di parlemen itu awalnya meremehkan klaim Anwar.
Lihat Juga :