AS Lancarkan Serangan Udara ke Basis Taliban di Provinsi Helmand

Selasa, 13 Oktober 2020 - 00:27 WIB
loading...
AS Lancarkan Serangan...
Ilustrasi
A A A
HELMAND - Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara ke basis Taliban di provinsi Helmand selatan Afghanistan. Demikian pernyataan para pejabat AS, Senin (12/10), seperti dikutip dari Reuters. Serangan udara itu dilancarkan setelah serangan skala besar yang dilakukan Taliban untuk mengambil alih pangkalan militer di wilayah tersebut dan mendekati ibukota provinsi.

Juru bicara militer AS, Kolonel Sonny Leggett mengatakan di Twitter, bahwa serangan udara AS "konsisten dengan perjanjian AS-Taliban", dan bahwa pasukan keamanan Afghanistan akan terus diberikan perlindungan pertahanan.

(Baca: Taliban Bantai 20 Pasukan Pemerintah Afghanistan di Tengah Pembicaraan Damai )

Leggett mengutip Jenderal Scott Miller, komandan pasukan asing di Afghanistan, menyerukan kepada Taliban untuk segera menghentikan serangan mereka di Helmand. Seperti dilaporkan Reuters, Miller menyatakan bahwa serangan yang dilancarkan Taliban "tidak konsisten dengan perjanjian AS-Taliban dan merusak Pembicaraan Perdamaian Afghanistan yang sedang berlangsung".

Serangan yang dilakukan selama dua hari terakhir itu menandai intervensi militer yang langka oleh AS, sejak mereka menandatangani kesepakatan penarikan pasukan dengan Taliban pada Februari silam. Kesepakatan itu mengatur penarikan pasukan asing dari Afghanistan dengan imbalan jaminan keamanan dari kelompok pemberontak.

Kesepakatan itu juga diiringi dengan janji untuk duduk bersama pemerintah Kabul guna menemukan penyelesaian damai setelah puluhan tahun berperang. Meski demikian, pertempuran terus berlanjut meskipun beberapa putaran pembicaraan damai antara Taliban dan negosiator pemerintah Afghanistan di ibu kota Qatar, Doha telah berlangsung selama sebulan terakhir.

Dalam dua hari terakhir, ratusan pejuang Taliban telah menyerbu pos pemeriksaan keamanan di Helmand, mengambil alih daerah-daerah utama di pinggiran ibu kota provinsi Lashkar Gah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka
Rekomendasi
Program Loyalitas Jadi...
Program Loyalitas Jadi Strategi Pusat Belanja Menjaga Kedekatan dengan Pengunjung
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved