Iran Diduga Sita Kapal Tanker Berbendera Hong Kong
Rabu, 15 April 2020 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
"Pada saat China masih membeli minyak Iran, dan Iran memiliki sedikit teman internasional, langkah seperti itu akan sangat tidak menguntungka dan tidak akan memajukan kepentingan Iran," kata Dryad Global, perusahaan intelijen maritim swasta yang mengeluarkan peringatan pertama tentang insiden mencurigakan di daerah itu seperti dikutip dari Fox News, Rabu (15/4/2020).
Dryad Global sebelumnya melaporkan insiden maritim di dan sekitar selat Hormuz. Pada 27 Maret, dua kapal dengan tangga terangkat mendekati kapal kontainer berbendera AS. Pada 2 April, kapal IRGC dilaporkan juga mendekat sebuah kapal.
"Penahanan sebuah kapal di Selat Hormuz akan cocok dengan niat dan kemampuan Iran sebelumnya ... dan akan memberikan 'peluang pembuka' yang tepat dalam upaya Iran untuk melepaskan tekanan yang dihadapi negara itu saat ini," kata Dryad.
Organisasi Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan dalam sebuah peringatan bahwa kapal itu telah dinaiki oleh orang-orang bersenjata ketika sedang berlabuh. Organisasi itu kemudian mengkonfirmasi bahwa kapal telah dilepaskan dan sudah berada di bawah kendali kaptennya.
Dryad Global sebelumnya melaporkan insiden maritim di dan sekitar selat Hormuz. Pada 27 Maret, dua kapal dengan tangga terangkat mendekati kapal kontainer berbendera AS. Pada 2 April, kapal IRGC dilaporkan juga mendekat sebuah kapal.
"Penahanan sebuah kapal di Selat Hormuz akan cocok dengan niat dan kemampuan Iran sebelumnya ... dan akan memberikan 'peluang pembuka' yang tepat dalam upaya Iran untuk melepaskan tekanan yang dihadapi negara itu saat ini," kata Dryad.
Organisasi Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan dalam sebuah peringatan bahwa kapal itu telah dinaiki oleh orang-orang bersenjata ketika sedang berlabuh. Organisasi itu kemudian mengkonfirmasi bahwa kapal telah dilepaskan dan sudah berada di bawah kendali kaptennya.
(ber)
Lihat Juga :