Putin Serukan Diakhirinya Perang Armenia vs Azerbaijan di Nagorno-Karabakh
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Turki menyatakan dukungannya kepada Azerbaijan, sementara Armenia menuduh Ankara mengirim penasihat militer untuk konflik, tindakan yang dibantah oleh Turki.
Wilayah Nagorno-Karabakh menjadi medan konflik sejak 27 September, di mana Yerevan dan Baku saling menuduh memicu permusuhan militer. Menurut Sekretaris Ketiga Misi Azerbaijan untuk PBB, sedikitnya 30 warga sipil Azerbaijan telah tewas dan 144 luka-luka dalam konflik tersebut.
Ombudsman Nagorno-Karabakh Artak Beglaryan mengatakan bahwa setidaknya 18 warga sipil tewas di wilayah konflik tersebut setelah permusuhan pecah. (Baca juga: Rusia Tegaskan Perjanjian Militer dengan Armenia Tak Berlaku di Nagorno-Karabakh )
Di antara warga sipil yang terluka adalah beberapa jurnalis, termasuk seorang blogger Rusia; Yuri Kotenok, yang terluka parah dalam serangan di gereja Ghazanchetsots.
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Armenia Anna Naghdalyan, tiga orang Rusia menderita luka-luka, di antaranya dua wartawan dan seorang pemandu.
Wilayah Nagorno-Karabakh menjadi medan konflik sejak 27 September, di mana Yerevan dan Baku saling menuduh memicu permusuhan militer. Menurut Sekretaris Ketiga Misi Azerbaijan untuk PBB, sedikitnya 30 warga sipil Azerbaijan telah tewas dan 144 luka-luka dalam konflik tersebut.
Ombudsman Nagorno-Karabakh Artak Beglaryan mengatakan bahwa setidaknya 18 warga sipil tewas di wilayah konflik tersebut setelah permusuhan pecah. (Baca juga: Rusia Tegaskan Perjanjian Militer dengan Armenia Tak Berlaku di Nagorno-Karabakh )
Di antara warga sipil yang terluka adalah beberapa jurnalis, termasuk seorang blogger Rusia; Yuri Kotenok, yang terluka parah dalam serangan di gereja Ghazanchetsots.
Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Armenia Anna Naghdalyan, tiga orang Rusia menderita luka-luka, di antaranya dua wartawan dan seorang pemandu.
(min)
Lihat Juga :