Merasa Sehat, Trump Tolak Debat Capres AS Secara Virtual

Kamis, 08 Oktober 2020 - 21:24 WIB
loading...
Merasa Sehat, Trump...
Trump mengatakan bahwa dia tidak akan terlibat dalam debat virtual, karena merasa sudah sehat dan mampu untuk hadir dalam debat langsung dengan Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump mengatakan bahwa dia tidak akan terlibat dalam debat virtual . Trump mengatakan, dia merasa sudah sehat dan mampu untuk hadir dalam debat langsung dengan Joe Biden.

Komisi Debat Presiden mengatakan, debat kedua pekan kemungkinan akan dilakukan secara virtual. Meski demikian, menurut komisi tersebut, debat akan tetap menjadi percakapan bergaya balai kota dan bahwa pemilih, serta moderator akan mengajukan pertanyaan kepada kedua dari lokasi debat asli di Miami.

Langkah ini diambil oleh Komisi Debat Presiden setelah Trump dinyatakan positif Covid-19 pada pekan lalu. ( Baca juga: Prabowo Subianto Diundang ke Amerika Serikat Bahas Kerja Sama Pertahanan )

Berbicara saat melakukan wawancara dengan Fox Business, Trump mengatakan, selain merasa sudah sehat, debat secara virtual juga akan membatasi kesempatanya untuk berbicara.

"Itu tidak dapat kami terima (debat virtual). Format virtual akan memungkinkan moderator untuk memotong saya," kata Trump dalam wawancara tersebut, seperti dilansir Reuters pada Kamis (8/10/2020).

Trump mengatakan, dia tidak akan menghadiri debat jika dia masih terinfeksi Covid-19. Tetapi, Trump pikir dia sekarang cukup sehat untuk melakukan kampanye, termasuk di dalamnya menghadiri debat.

Berbeda dengan Trump, tim kampanye Biden menyambut ide tersebut dan mengatakan bahwa mantan Wakil Presiden AS itu tidak sabar untuk menyampaikan visinya. ( Baca juga: Lalat Jadi 'Pemenang' Debat Cawapres AS Pence vs Harris )

"Biden berharap dapat berbicara langsung dengan rakyat Amerika dan membandingkan rencananya untuk menyatukan negara, dan membangun kembali dengan lebih baik, dengan kegagalan pemerintahan Trump merespon pandemi Covid-19 yang telah menghacurkan ekonomi kuat yang diwarisinya ke dalam penurunan terburuk sejak Depresi Besar," kata wakil manajer tim kampanye Biden, Kate Bedingfield.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved