Lalat Jadi 'Pemenang' Debat Cawapres AS Pence vs Harris

Kamis, 08 Oktober 2020 - 12:22 WIB
loading...
Lalat Jadi Pemenang...
Kepala Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence dihinggapi lalat saat menjalani debat cawapres dengan rivalnya, Kamala Harris. Foto/Tangkapan layar YouTube/USA Today/REUTERS/Justin Sullivan
A A A
WASHINGTON - Kepala Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) Mike Pence dihinggapi lalat ketika sedang menjalani debat perdana calon wakil presiden (cawapres) dengan rivalnya, Kamala Harris . Pemandangan ini membuat para pemirsa debat tertawa dan berseloroh serangga itu sebagai pemenang debat cawapres .

Debat cawapres berlangsung Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (8/10/2020). Dalam pemilihan presiden AS 3 November mendatang, Pence kembali mendampingi calon presiden petahana Donald Trump dari Partai Republik. Sedangkan Harris berpasangan dengan capres Demokrat, Joe Biden. (Baca: Debat Cawapres AS: Harris dan Pence Saling Serang soal Penanganan Covid-19 )

Meskipun para kandidat dipisahkan oleh pelindung plexiglass selama debat Rabu malam di tengah ketakutan akan pandemi Covid-19, tindakan pencegahan tersebut tidak sebanding dengan lalat pemberani, yang terlihat menghinggapi kepala Pence selama beberapa menit.

Dengan debat yang jauh lebih tidak kontroversial daripada debat perdana antara Trump dan Biden, lalat dengan cepat mencuri perhatian publik, menjadi topik yang paling banyak dibicarakan dan menjadi trendin topic di Twitter.

Netizen yang tak terhitung jumlahnya dari semua kubu politik bersatu di balik pertunjukan kuat si lalat. "Lalat benar-benar memenangkan debat dengan telak. Tapi @KamalaHarris hampir (jadi pemenang) kedua. Selain itu, moderator ini perlu diganti dengan sersan latihan perang dengan senjata sodok dan merica," tulis pengguna akun Twitter @Barnacules.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved