Entengkan Wabah Tapi Kena Getah

Rabu, 07 Oktober 2020 - 06:07 WIB
loading...
A A A
Ribuan warga Brasil turun ke jalan menuntut penutupan Mahkamah Agung dan Kongres. Bolsonaro yang sedang menjalani isolasi melarikan diri untuk menemui pengunjuk rasa. Di luar pendukungnya, Bolsonaro dikritik habis. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Brasil, Rodrigo Maia, mengatakan aksi itu membahayakan masyarakat.

Berdasarkan hasil swab terbaru pada akhir pekan lalu, Bolsonaro negatif Covid-19. Namun, dia dilaporkan kembali positif. Alhasil, Bolsonaro menyatakan akan melakukan isolasi mandiri selama 7 hari dan kembali melalui tes swab pekan ini. Dengan usia 64 tahun dan pernah menjalani operasi dalam 18 bulan terakhir, dia masuk dalam kelompok rentan.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Inggris juga tampak setengah hati menanggapi kedaruratan Covid-19 . Saat ini, selain meniru gaya simpel Swedia, Johnson juga menolak larangan jabat tangan saat bertegur sapa. Dia mengaku telah berjabat tangan dengan semua orang di rumah sakit rujukan Covid-19.

Menurut Johnson, ketakutan seperti itu tidak diperlukan. “Saya kira tidak ada salahnya menjaga budaya dan sosialisasi seperti itu selama kita dapat menjaga kebersihan diri,” ujar Johnson yang pada 27 Maret lalu diketahui positif Covid. (Baca juga: Canggih, Kecerdasan Buat Mampu Deteksi Bakal Penyakit)

Kepala negara lainnya, Alexander Lukashenko dari Belarusia juga merasa sejauh ini negaranya aman dan dijauhkan dari Covid-19 . Dia menjalani aktivitas seperti biasa tanpa masker ataupun kewajiban menjaga jarak. “Tidak ada wabah virus Covid-19 di sini. Saya lebih baik mati berdiri daripada hidup berlutut,” kata Lukashenko.

Kehidupan masyarakat di Belarusia juga normal. Pabrik, toko, dan restoran beroperasi seperti biasanya. Aula-aula olahraga juga ramai dipadati penonton. Selain itu, sangat jarang warga Belarusia yang mengenakan masker.

Sukses Tangani Pandemi

Sementara itu, pemimpin yang dinilai sukses mengatasi pandemi corona adalah Taiwan, Jerman dan Selandia Baru. Tiga negara itu juga menjadi representasi penanganan Covid-19 , satu di jantung Eropa, satu di Asia, dan satunya di Pasifik Selatan.

Kesamaannya, ketiga negara itu dipimpin oleh pemimpin perempuan. Kesuksesn perempuan memimpin pemerintahan dalam menghadapi pandemi global itu menjadi catatan penting, pasalnya hanya 7% pemimpin dunia adalah perempuan. (Baca juga: RUU Cipta Kerja Sah Jadi UU, Ini Deretan Dampak Buruknya Bagi Rakyat)

Di Taiwan, kebijakan intervensi dini dikontrol sehingga pandemi korona tidak menyebar luas. Mereka juga mengekspor jutaan masker ke Eropa dan negara lain. Jerman melaksanakan pengujian Covid-19 secara massal sebanyak 350.000 sampel setiap pekan. Itu mampu mendeteksi pasien yang terinfeksi virus dan bisa mengisolasi diri serta memberikan pelayanan bagi pasien. Di Selandia Baru, pemerintahan bergerak cepat dengan menutup pariwisata dan memberlakukan isolasi wilayah di negara selama sebulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
5 Fakta Menarik Belalang...
5 Fakta Menarik Belalang Setan, Cantik tapi Punya Cairan Beracun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved