Trump Tinggalkan RS usai Dirawat karena Covid-19, Demokrat Mengecamnya

Selasa, 06 Oktober 2020 - 07:29 WIB
loading...
Trump Tinggalkan RS...
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump memberi isyarat jempol kepada fotografer saat meninggalkan Walter Reed National Military Medical Center di Bethesda ke Gedung Putih di Washington, 5 Oktober 2020. Foto/. Foto/REUTERS/Jonathan Ernst
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meninggalkan Walter Reed National Military Medical Center, rumah sakit (RS) militer di Bethesda tempat dia dirawat karena terinfeksi virus corona baru ( Covid-19 ). Langkah Trump ini dikecam Partai Demokrat sebagai contoh yang berbahaya.

Trump keluar dari pintu RS pada pukul 06.40 waktu setempat pada hari Senin dan berjalan ke iring-iringan mobil yang telah menunggu. Dia tidak menjawab pertanyaan apa pun dari para wartawan yang telah berkumpul. Calon presiden (capres) petahana Partai Republik ini hanya memberi isyarat jempol kepada para fotografer sebelum masuk ke mobilnya. (Baca: Semobil saat Sakit Covid-19, Trump Dianggap Bahayakan Agen Secret Service )

Helikopter Marine One membawa presiden kembali ke Gedung Putih, di mana dia diharapkan untuk melanjutkan pemulihannya.

Sesaat sebelum meninggalkan fasilitas RS, Trump men-tweet bahwa dia akan segera kembali ke jalur kampanye.

Presiden dan Ibu Negara Melania Trump dinyatakan positif terkena virus pada Kamis malam lalu dan pada awalnya dikarantina di Gedung Putih. Keesokan harinya Trump diangkut ke RS di Bethesda, Maryland, di tengah spekulasi bahwa kondisinya semakin memburuk.

Dokter Gedung Putih, Dr Sean Conley, kemudian mengonfirmasi bahwa Trump diberi oksigen dua kali selama akhir pekan, sebagai tindakan pencegahan saat menerima perawatan koktail antibodi eksperimental. (Baca: Dokter Duga Infeksi Covid-19 Trump Sudah Cukup Parah )

Ketika masih di RS dan mengumumkan pemulangannya akan berlangsung pada hari Senin, Trump mengatakan dia merasa lebih baik daripada "20 tahun yang lalu" setelah terapi. Namun, tidak semua orang bersukacita atas peningkatan nyata presiden berusia 74 tahun itu.

Perawatan singkat presiden di rumah sakit mendorong Partai Demokrat menuduhnya mempolitisasi penyakitnya. Ketua DPR AS Nancy Pelosi yang berasal dari Partai Demokrat mengecam Trump karena menghabiskan terlalu sedikit waktu di fasilitas medis tersebut. Menurutnya, pemulihan pasien Covid-19 butuh waktu jangka panjang.

"Dia seharusnya tidak berurusan dengan politik agar terlihat seperti dia telah mengatasi virus karena dia memiliki kebijakan yang bagus...Dia sangat merusak dan berbahaya bagi negara," kata Pelosi kepada MSNBC, yang dilansir Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Trump Dibawa ke RS, Diberi Obat REGN-COV2 untuk Lawan Covid-19 )

Bukan hanya Demokrat yang mengecam presiden. Mantan gubernur New Jersey dan administrator EPA dalam pemerintahan George W. Bush, Christine Todd Whitman, men-tweet bahwa Trump tidak bertanggung jawab. Tuduhan itu merujuk pada pernyataan presiden mengatakan kepada sesama orang Amerika agar tidak takut pada Covid-19.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Berita Terkini
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved