Semobil saat Sakit Covid-19, Trump Dianggap Bahayakan Agen Secret Service

Senin, 05 Oktober 2020 - 10:28 WIB
loading...
Semobil saat Sakit Covid-19,...
Presiden AS Donald Trump berkendara di depan Walter Reed National Military Medical Center di Bethesda, Maryland, AS, 4 Oktober 2020. Foto/REUTERS/Cheriss May
A A A
BETHESDA - Aksi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump keluar sebentar dari rumah sakit dan menyapa massa pendukungnya dari dalam mobil memicu kecaman. Calon presiden (capres) petahana Partai Republik ini dianggap sudah membahayakan nyawa agen Secret Sevice karena dia masih sakit Covid-19 .

"SUV Presiden itu tidak hanya antipeluru, tetapi tertutup rapat terhadap serangan kimiawi," kritik Dr James Phillips, seorang dokter yang di Walter Reed National Military Medical Center, rumah sakit militer tempat Trump dirawat.

“Risiko penularan Covid-19 di dalam negeri sangat tinggi karena di luar prosedur medis. Ketidaktanggungjawaban itu mencengangkan. Pikiran saya dengan Secret Service dipaksa untuk bermain," ujarnya. (Baca: Trump Tinggalkan RS Sebentar, Sapa Massa Pendukungnya yang Bersorak )

Seperti diberitakan sebelumnya, Trump terlihat meninggalkan Walter Reed National Military Medical Center, sebentar pada Minggu sore. Dari dalam mobil, dia menyapa massa pendukungnya yang bersorak dan mengibarkan bendera Amerika.

Phillips mencatat bahwa setiap orang yang ada di dalam kendaraan selama berkendara bersama Presiden yang semestinya tidak perlu tersebut harus dikarantina selama 14 hari.

“Mereka mungkin sakit,” katanya. “Mereka mungkin meninggal. Untuk teater politik. Diperintahkan oleh Trump untuk mempertaruhkan nyawa mereka di teater. Ini adalah kegilaan," lanjut kritikan dokter tersebut, seperti dikutip news.com.au, Senin (5/10/2020). (Baca: Trump Dibawa ke RS, Diberi Obat REGN-COV2 untuk Lawan Covid-19 )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Berita Terkini
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved