Pakar: Kebijakan AS Terhadap Kurdi Ditujukan untuk Memecah Irak dan Suriah

Senin, 05 Oktober 2020 - 05:29 WIB
loading...
Pakar: Kebijakan AS...
Ilustrasi
A A A
ANKARA - Kunjungan langka utusan Amerika Serikat (AS) ke wilayah al-Hasakah yang sebagian besar dikuasai Kurdi di Suriah dan janjinya bahwa Turki tidak akan ikut campur di Timur laut Suriah menunjukkan bahwa Washington mendorong rencana untuk menyatukan berbagai kelompok regional Kurdi. Menurut pakar keamanan, langkah ini dimaksudkan memecah belah Suriah dan Irak.

Pada 21 September Perwakilan Khusus AS, James Jeffrey melakukan perjalanan ke timur laut Suriah dan mengadakan pertemuan terpisah dengan para pemimpin Pasukan Demokratik Suriah (SDF), serta dengan delegasi dialog politik intra-Kurdi yang sedang berlangsung.

(Baca: Suriah: AS Terus Mencuri Minyak Melalui Irak, Kerja Sama dengan Kurdi )

Setelah pertemuan puncak dengan para pemimpin Kurdi Suriah, Jeffrey menuju ke Erbil untuk bertemu dengan Nechirvan Barzani, kepala Wilayah Kurdistan Irak. Para pejabat membahas situasi di Suriah dan pembicaraan politik yang sedang berlangsung antara berbagai partai Kurdi di wilayah timur laut Republik Arab.

Di antara masalah yang dibahas oleh Jeffrey dan Kurdi, Suriah adalah ketakutan Kurdi akan operasi militer baru Turki, menurut outlet media Kurdi Rudaw. Mengutip Sama Bakdash, juru bicara Partai Persatuan Demokratik (PYD), Jeffrey mengatakan kepada para pemimpin Kurdi bahwa Washington akan mencegah kemungkinan serangan Turki di timur laut Suriah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved