Mike Pence Bisa Jadi Presiden Pelaksana Jika Trump Tak Mampu

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 22:16 WIB
loading...
A A A
Beberapa kejadian sesuai Bab 3 antara lain pada 13 Juli 1985, Presiden Ronald Reagan menjalani operasi pra-kanker setelah ditemukan saat kolonoskopi. Wakil Presiden George HW Bush menjadi presiden pelaksana selama hampir delapan jam dari pukul 11.28 siang hingga 7.22 malam, saat Reagan mengeluarkan surat yang menyatakan dia dapat kembali memegang tugas-tugasnya.

Pada 29 Juni 2002, Presiden George W Bush mengaktifkan Bab 3, memindahkan sementara kekuasaan pada Wakil Presiden Dick Cheney sebelum menjalani kolonoskopi. Cheney bertindak sebagai presiden pelaksana dari pukul 7.09 pagi hingga 9.24 pagi.

Pada 21 Juli 2007, Bush kembali mengaktifkan lagi Bab 3 sebelum kolonoskopi lainnya. Cheney menjadi presiden pelaksana dari pukul 7.16 pagi hingga 9.21 pagi. (Baca Juga: Trump Covid-19, Ini Politisi Dunia yang Pernah Terinfeksi Corona)

Penggunaan Bab 4, wakil presiden dan mayoritas anggota kabinet atau lembaga lain semacam itu seperti Kongres dapat menginformasikan pada pemimpin di Kongres bahwa presiden tak mampu memegang kekuasaan dan kewajiban jabatannya. (Baca Infografis: Donald Trump dan Istri Umumkan Positif Covid-19 Lewat Twitter)

Dalam kasus semacam itu, wakil presiden mengambil alih sebagai presiden pelaksana. Presiden kembali menjabat setelah menginformasikan pada para pemimpin Kongres bahwa dia sudah mampu. Kongres kemudian harus berkumpul dalam 48 jam untuk memutuskan masalah itu. (Lihat Video: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Terus Mencari WNI Sandera Abu Sayyaf di Filipina)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved