Rusia Pilih Trump, China Dukung Biden

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 14:15 WIB
loading...
A A A
“Di bawah pemerintahan Biden, akan terbangun kesempatan untuk berdialog,” kata Henry Wang, penasehat kabinet China dan pendiri Center for Globalization.

Namun demikian, Biden bisa menghidupkan kembali organisasi multilateral seperti WHO dan NATO. Biden juga hanya menyebut China sebanyak satu kali saat pidato di Konvensi Nasional Demokrat dan menegaskan AS tidak boleh lemah terhadap China.

Hanya saja, China memiliki kesempatan luas ketika Trump kembali berkuasa karena itu memudahkan Beijing bermanuver untuk memperkuat geopolitiknya. Ketika Trump kembali berkuasa, maka perpecahan publik AS tetap akan kembali menguat sehingga kemampuan untuk melawan China dalam jangka panjang akan semakin lemah.

“Pemerintahan Biden bisa membangun strategi jangka panjang yang berkelanjutan yang bertujuan menghalau kekuatan utama China dalam dua atau tiga dekade kedepan,” kata Minxin Pei, pakar China dari Claremont McKenna College. (Lihat videonya: Harga Tes Swab akan Segera Dievaluasi)

Presiden Trump dengan rasa setuju mencuit ulang tulisan di situs Breitbart yang condong ke Trump. Judul artikel itu adalah "China tampaknya 'condong ke Joe Biden' dalam pemilihan presiden". "Tentu mereka menginginkan Biden. Saya sudah mengambil miliaran dollar dari China dan memberikannya kepada petani kita dan Departemen Keuangan. China akan menguasai AS jika Biden & Hunter masuk!" ungkap Trump, merujuk pada putra Joe Biden, Hunter.

Hubungan antara China dan AS memang berada di titik rendah, yang diwarnai berbagai sengketa mulai dari virus corona hingga penerapan undang-undang keamanan kontroversial di Hong Kong oleh China. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Berita Terkini
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved