Mata-mata Five Eyes Tak Punya Bukti COVID-19 dari Laboratorium Wuhan
Selasa, 05 Mei 2020 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Bocoran dokumen yang kebenarannya kini diragukan itu bertepatan dengan pernyataan Menteri Luar Negeri AS Michael Richard Pompeo yang mengklaim ada "bukti besar" bahwa virus tersebut berasal dari laboratorium di Institut Virologi Wuhan.
Meskipun masih belum jelas bagaimana COVID-19 muncul, Washington telah mempromosikan teori bahwa China harus disalahkan atas krisis kesehatan global tersebut. (Baca juga: China Marah Perihal Dokumen Intelijen Lima Mata tentang COVID-19 )
Inggris sendiri telah mengambil pendekatan berbeda untuk menentukan penyebab krisis. Kantor Downing Street atau Kantor Perdana Menteri Inggris telah menolak menuduh COVID-19 berasal dari laboratorium di Wuhan. Namun, kantor itu menekankan bahwa China perlu menjawab banyak pernyataan tentang asal-usul dan penyebaran virus agar dunia lebih siap untuk menghadapi pandemi serupa di masa depan.
Beijing, melalui media pemerintah, telah mengecam media Australia yang membuat laporan perihal dokumen yang diklaim bocoran dari aliansi intelijen Five Eyes. Tindakan media itu dianggap menyalahi kerja jurnalistik dan membahayakan hubungan Beijing dan Canberra yang saat ini sedang bermasalah.
Beijing juga membantah keras klaim Pompeo. Beijing bahkan menantang bekas direktur CIA itu menyodorkan bukti bahwa COVID-19 berasal dari laboratorium di Wuhan.
Meskipun masih belum jelas bagaimana COVID-19 muncul, Washington telah mempromosikan teori bahwa China harus disalahkan atas krisis kesehatan global tersebut. (Baca juga: China Marah Perihal Dokumen Intelijen Lima Mata tentang COVID-19 )
Inggris sendiri telah mengambil pendekatan berbeda untuk menentukan penyebab krisis. Kantor Downing Street atau Kantor Perdana Menteri Inggris telah menolak menuduh COVID-19 berasal dari laboratorium di Wuhan. Namun, kantor itu menekankan bahwa China perlu menjawab banyak pernyataan tentang asal-usul dan penyebaran virus agar dunia lebih siap untuk menghadapi pandemi serupa di masa depan.
Beijing, melalui media pemerintah, telah mengecam media Australia yang membuat laporan perihal dokumen yang diklaim bocoran dari aliansi intelijen Five Eyes. Tindakan media itu dianggap menyalahi kerja jurnalistik dan membahayakan hubungan Beijing dan Canberra yang saat ini sedang bermasalah.
Beijing juga membantah keras klaim Pompeo. Beijing bahkan menantang bekas direktur CIA itu menyodorkan bukti bahwa COVID-19 berasal dari laboratorium di Wuhan.
(min)
Lihat Juga :